Wednesday, 19 September 2018

Ridwan Kamil Ini Janjinya Jika jadi Gubernur Jawa Barat

Kamis, 19 April 2018 — 23:53 WIB
Cagub Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil saat kampanye di Kota Bekasi

Cagub Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil saat kampanye di Kota Bekasi

BEKASI – Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung PPP, PKB, Hanura, dan Nasdem, Ridwan Kamil membahas mengenai cara meningkatkan kesejahteraan di Provinsi Jawa Barat saat berkampanye di Kota Bekasi hari ini.

Pasangan Uu Ruzhanul Ulum ini mengatakan kesejahteraan ada dua bentuk, maka bisa dengan meningkatkan pendapatan ataupun mengurangi pengeluaran.

“Apa contohnya? Ada subsidi kendaraan transportasi, ada subsidi rumah, ada subsidi gratis sekolah, kesehatan, dan lain-lain,” Kata Ridwan Kamil di BTC Mal, Kamis (19/4/2018).

Dengan subsidi tersebut, Kang Emil menyatakan dengan apa yang diberikan pemerintah dalam subsidi tersebut nantinya bisa mengurangi pengeluaran masyarakat.

“Ujung-ujungnya bermuara pada kesejahteraan juga, karena (masyarakat) bisa menabung lebih banyak,” sambungnya.

Selain itu, Emil juga menyoroti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Barat yang masih rendah. Ia mencanangkan jika terpilih menjadi gubernur akan meningkatkan IPM itu.

“Salah satunya adalah selain peningkatan infrastruktur, yaitu rasio guru, usia lama sekolah harus kita tingkatkan dari 7,6 tahun harus bisa 12 tahun di 5 sampai 10 tahun ke depan. Hanya itu ukuran keberhasilan yang menjadi capaian nanti dari Gubernur Jawa Barat,” tegasnya.

Mengenai usia lama sekolah, RK pun menjabarkan mengenai program wajib sekolah di Kota Bandung di mana Pemkot Bandung saat ia masih menjabat Walikota bisa membantu warga yang bersekolah di tingkat SMA karena wewenang SMA/SMK sudah di tangan Pemerintah Provinsi.

“Kami masih bisa bantu warga untuk bersekolah hingga SMA dalam bentuk hibah bansos dan sebagainya, sehingga waktu dia sekolah yang kewengangannya provinsi dia tetap bantuan dari tingkat II, kalau Bandung bisa daerah lain juga bisa. Sehingga, si warganya mendapatkan fasilitas gratis dan bantuan dari tingkat II maupun tingkat I.” paparnya.(cw1/b)