Monday, 19 November 2018

Terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Sri Bintang Penuhi Panggilan Polda Metro

Kamis, 19 April 2018 — 13:11 WIB
Sri Bintang Pamungkas .(ist)

Sri Bintang Pamungkas .(ist)

JAKARTA – Sri Bintang Pamungkas (SBP) memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, hari ini Kamis (19/4/2018). Dia dipanggil sebagai terlapor atas kasus dugaan ujaran kebencian.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan mengatakan Sri Bintang dipanggil atas laporan dugaan ujaran kebencian atas pernyataan Sri Bintang.

“Kalau tidak salah ada pelapor yang melaporkan beliau. Berkaitan dengan ucapan beliau soal Islam pura-pura itu kalau enggak salah. Dasarnya ada laporan itu kemudian kita tindak lanjuti laporan masyarakat, kemudian pelapor sudah kita ambil keterangannya,” kata Adi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/4/2018).

Sesuai jadwal, Sri Bintang terlihat hadir menyambangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus pada pukul 10.00 WIB. Dia mengaku hanya datang sesuai jadwal pemeriksaan meski tidak tau materi pemeriksaan.

“Saya hanya memenuhi panggilan saja. Belum tahu kasusnya bagaimana,” ucap Sri Bintang sembari jalan masuk menuju ruang penyidik.

Sebelumnya, Sri Bintang dipolisikan oleh Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Ipong Wijaya Kusuma atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian. Dia sebut pernyataan Sri Bintang telah menghina warga Tionghoa Muslim.

“Mengatakan bahwa kami orang Tionghoa yang masuk Islam hanya untuk berpura-pura,” kata Ipong di Mapolda Metro Jaya usai membuat laporan.

Laporan itu tercatat dengan nomor TBL/1698/III/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Sri Bintang dikenakan Pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 A ayat (2) UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
(yendhi/sir)