Tuesday, 23 October 2018

Agar Mendunia

Pelaku Industri & Pedagang Emas Harus Tingkatkan Inovasi dan Disain

Jumat, 20 April 2018 — 15:12 WIB
pameran dan seminar  perhiasan bertema The Digital Jewelry in 2019.(ist)

pameran dan seminar perhiasan bertema The Digital Jewelry in 2019.(ist)

JAKARTA – Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri dan pedagang perhiasan emas Indonesia untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi dalam menjalankan usahanya.

Bagi Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, era revolusi industri 4.0 tidak lagi bisa dihindari bagi generasi milenial sebagai sumber daya manusia (SDM) dalam memasuki dunia kerja yang mengglobal.

“Lapangan kerja yang ada membutuhkan penguasaan teknologi informatika seiring terbukanya era revolusi industry 4.0,”ujarnya di Jakarta, Jumat (19/4).

Indonesia, sebagai salah satu negara penghasil perhiasan terbesar di dunia, dan tradisi perhiasan yang berakar dari seni dan budaya lokal, sambung pakar disain perhiasan dunia Xavier Rofes, membutuhkan sentuhan disain agar bisa mendunia atau Go International.

“Sistem RhinoGold menggunakan teknologi baru serupa Computer Aided Design (CAD) RhinoGold dengan sïstem Clayoo, yang memang dirancang untuk memudahkan fabrikasi secara digital ,” ujar managing director TDM Sollution itu dalam seminar bertema The Digital Jewelry in 2019 atas kerjasama Kemenperin dengan Imperial Star Jaya dan Asosiasi Pengusaha Emas & Permata itu di Jakarta, Jumat (20/4).

Dijelaskannya,  aplikasi Clayoo yang dapat dipadukan dengan sistem CAD tersebut.menjadi bagian dari proses perancangan perhiasan menjadi semakin mudah, karena sistem ini mengambil cara tradisional membentuk rancangan menggunakan tanah liat dalam membentuk perhiasan, namun ke dalam pemrograman digital.

“Kami mengembangkan Clayoo sebagai alternatif bagi konsumen yang lebih terbiasa menggunakan tanah liat sebagai acuan rancangan mereka,” ungkap Xavier seraya menyebut system Clayoo bukan hanya bisa digunakan industri perhiasan tetapi juga populer bagi pelanggan yang bergerak di bidang otomotif, desain produk, dan arsitektur. (rinaldi/tri)