Sunday, 18 November 2018

Ribuan Warga Suku Baduy Gelar Ritual Seba Baduy

Sabtu, 21 April 2018 — 20:52 WIB
Prosesi ritual Seba Baduy

Prosesi ritual Seba Baduy

LEBAK – Ribuan masyarakat adat Suku Baduy, Banten yang terdiri dari Baduy Luar dan Baduy Dalam, melaksanakan ritual Seba Baduy.

Ritual tahunan ini merupakan bentuk seserahan hasil panen dan ungkapan rasa syukuran atas hasil panen yang telah dihasilkan oleh masyarakat Suku Baduy.

Dalam ritual Seba, warga Baduy mendatangi Bupati Lebak dan Pandeglang sebagai bentuk penghormatan warga Suku Baduy kepada kepala pemerintahan. Pada puncak acara, warga suku Baduy nantinya akan bersilaturahmi dengan Gubernur Banten sebagai (Bapak Gede-red) atau kepala pemerintahan daerah dengan membawa dan menyerahkan hasil dari panen tersebut.

Usai bersilaturahmi dengan Pjs Bupati Lebak, Ino Sutrisna Rawita, rombongan warga Baduy mendatangi Pendopo Pandeglang, Sabtu (21/4/2018). Tampak warga Baduy kompak memakai baju hitam dan didominasi menggunakan sarung dengan penutup kepala warna biru hitam.

Seperti bertemu dengan Pjs Bupati Lebak, warga Suku Baduy juga memberikan hasil bumi kepada Bupati Pandeglang. Usai menyambangi Pendopo Bupati Pandeglang warga Baduy langsung melanjutkan perjalan menuju Serang.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, pihaknya mengapresiasi dan berterima kasih kepada warga Baduy karena sudah memberikan berbagai jenis hasil bumi ke Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

“Seba Baduy ini salah satu agenda nasional pariwisata yang di gelar di Provinsi Banten sehingga tidak hanya wisatawan lokal yang menyaksikan, tetapi juga wisatawan mancanegara,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat Banten bisa selamat karena nilai luhur yang terus diajarakan masyarakat Baduy yang terus merawat lingkungan.

“Kita semua di Banten selamat karena warga Baduy. Kami ucapkan terima kasih, terus menjalin silaturahmi dan saling menguatkan satu sama lain,” tutur Irna. (haryono/b)