Thursday, 15 November 2018

Gubernur Bali Rekomendasi Lokasi BIBU, Pemerintah Tinggal Putuskan

Minggu, 22 April 2018 — 9:43 WIB
Bandara Ngurah Rai Bali, (dok/reuters)

Bandara Ngurah Rai Bali, (dok/reuters)

JAKARTA – Penentuan lokasi pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) belum diputuskan dengan alasan masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Bali. Padahal, Gubernur Bali Made Mangku Pastika sudah mengeluarkan rekomendasi yang isinya Bandara Bali Utara dibangun di laut atau tepi pantai.

Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Bintang Hidayat mengatakan pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Bali.

Dia menjelaskan, dalam studi terdapat dua lokasi yang disarankan untuk pembangunan BIBU, yaitu di lepas pantai (offshore) atau area persawahan (onshore).

PT Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) dan perusahaan asal Kanada, Kinesis Capital and Investment, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp27 triliun untuk pembangunan BIBU. Namun sampai saat ini belum dapat dilaksanakan.

Ketua DPRD Bali Adi Wiryatana meminta bandara Bali Utara segera dibangun. “Meski sudah mendapat kepastian, tapi kapan akan dibangun. Kalau 10 tahun lagi sama saja bohong,” katanya.

Menurutnya, pembangunan BIBU merupakan wujud dari program Nawacita Presiden Joko Widodo. “Kalau tidak terealisasi atau diundur-undur akan memberikan citra buruk terhadap pemerintah,” tukasnya.

REKOMENDASI GUBERNUR

Diungkapkan, bandara Bali Utara sudah menjadi harapan masyarakat di Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng, sejak tahun 2004.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Bali I Nengah Tambah mengatakan, masyarakat Bali berpegangan pada rekomendasi Gubernur Bali dalam menentukan lokasi bandara Bali Utara.

“Lokasi yang direkomendasikan Gubernur Made Mangku Pastika yaitu dibangun di laut atau tepi pantai,” ujarnya.

(tiyo/sir)