Wednesday, 19 June 2019

Naik Taksi Online, Wanita ini Dirampok dan Diajak Putar-putar Tujuh Jam

Rabu, 25 April 2018 — 12:26 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Seorang perempuan, Sansan (24) menjadi korban perampokan didalam mobil taksi online yang ditumpanginya. Selain di ajak berputar-putar oleh sang sopir di wilayah Jakarta Barat, harta benda korban juga di kuras.

Berdasarkan informasi yang diperoleh poskotanews.com melalui aplikasi pesan, kejadian bermula pada Senin (23/4/2018) ketika korban hendak menuju tempat kerjanya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat itu korban menggunakan jasa taksi online sekitar pukul 05.45 dari rumahnya di Tambora, Jakarta Barat.

Namun, ditengah perjalanan tiba-tiba muncul dua orang pria dari bangku belakang langsung menyekap kepala korban dengan jaket serta tangan dan kakinya di ikat.

Sejumlah harta benda korban seperti Handphone, kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), kalung dan gelang di rampas oleh pelaku. Selama didalam mobil korban diajak berputar-putar menggunakan mobil tersebut selama tujuh jam.

Korban sempat diminta untuk menghubungi keluarga agar memberi uang tebusan dan diancam akan dibunuh jika tidak mengikuti permintaan pelaku. Namun, korban tidak memberikan nomor handpone keluarganya.

Pihak keluarga sudah berusaha menghubungi management taksi online tersebut namun dari pihak mereka menyebut korban sudah tiba dilokasi tujuan. Sedangkan saat dikonfirmasi ke tempat kerja, korban belum sampai dilokasi.

Pada siang harinya, korban diantarkan oleh sopir taksi online tersebut ke rumahnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manosoh membenarkan adanya peristiwa tersebut. Korban sudah melaporkan ke Polres Jakarta Barat.

“Di Tambora hanya sebagian saja lokasinya, karena pengakuannya korban sempat di ajak muter-muter selama tujuh jam” kata Iver saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (25/4/2018).

Kasus itu sendiri ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat. Iver sebut pihaknya hanya membantu. “Kita hanya membantu saja. Coba konfirmasi ke Pak Kasat (AKBP Edy Suranta Sitepu),” kata Iver. (Yendhi/tri)