Thursday, 15 November 2018

Nur Mahmudi Diperiksa di Kasus Jalan Nangka, Walikota: Hasilnya Harus Dipatuhi

Kamis, 26 April 2018 — 21:44 WIB
Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail

Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail

DEPOK  – Pemanggilan dan pemeriksaan mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail berkaitan kasus dugaan adanya tindak pidana korupsi pelebaran Jalan  Raya Nangka,  Kelurahan Sukamaju Baru,  Tapos yang dilakukan  Kepolisian Resort (Polres) Depok ternyata mendapatkan perhatian serius Walikota Depok.

 “Ya saya terus mengikuti perkembangan kasus yang tengah ditangani pihak Polres Depok terkait dugaan adanya tindak korupsi tersebut,” kata Walikota Depok Muhammad Idris usai rapat sidang istimewa DPRD Kota Depok Hut Kota Depok ke 19, Kamis (26/4).

idris

 Serahkan semua ke pihak kepolisian untuk melakukan pengusutan dan penyidikan. Jadi kita hanya dapat memantau dan melihat perkembangan saja karena itu sudah menyangkut masalah hukum jadi kita harus mengikuti proses hukum yang berlaku.

 Apapun hasil temuan dan kajian dari jajaran kepolisian atau Polres Depok dalam kasus tersebut tentunya harus diikuti, dipatuhi serta menjadi pembelajaran dan evaluasi untuk kita semua guna kemajuan Kota Depok di masa mendatang,” ujarnya.

 Sebelumnya, Pos Kota (19/4) mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dipanggil atau diperiksa sebagai saksi oleh tim unit Reskrimsus Polres Depok selama lebih delapan jam kaitan dugaan kasus korupsi pelebaran Jl. Raya Nangka, Sukamaju yang menggunakan anggaran tahun 2014/2015.

  Bahkan, Kapolres Depok, Kombes Didik S, mengatakan bahwa jajaran tim unit Reskrimsus juga telah memanggil lebih dari 30 orang saksi yang terdiri dari sejumlah pejabat di Kota Depok dan lainnya berkaitan dengan kasus tersebut beberapa waktu lalu. (anton)