Tuesday, 17 September 2019

Pemkot Depok Tingkatkan Pengawasan Orang Asing

Kamis, 26 April 2018 — 8:24 WIB
Para peserta rapat koordinasi Timpora bersama imigrasi (Angga)

Para peserta rapat koordinasi Timpora bersama imigrasi (Angga)

DEPOK  – Kantor Imigrasi Kota Depok menggelar rapat koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat Kota Depok.

Rapat Timpora tingkat Kota Depok ini dihadiri sebanyak 28 beberapa instansi mulai dari Pemerintahan Kota Depok, Lembaga Hukum, dan BNNK Kota Depok.

Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian Kemenkumham Kanwil Propinsi Jawa Barat, Mohammad Hayat Henri mengatakan kegiatan rapat koordinasi Timpora sebagai bentuk menjaga sinergitas dengan seluruh intansi pemerintah Kota Depok dalam rangka pengawasan orang asing.

“Bersama dengan tingkat pemerintah Kota kita jaga sinergitas dalam Timpora dalam keberadaan pengawasan orang asing di daerah dapat dijaga,”ujarnya kepada Pos Kota saat membuka rapat Timpora di hotel The Margo, Kota Depok, Kamis (26/4) pagi.

Perlu diketahui keterbatasan tugas imigrasi dalam pengawasan orang asing, memerlukan  instansi lain untuk bersinergi dalam keberadaan orang asing di suatu wilayah.

“Catatan kita Imigrasi ada sekitar 12.000 jiwa orang asing bertempat tinggal di daerah Jawa Barat, baik itu terdiri dari anak maupun istri yang menetap. Untuk terbanyak keberadaan orang asing d Jawa Barat ada di Bandung, Bekasi, dan Karawang rata-rata ada sebagai investor, pekerja,”ungkapnya.

Dari jumlah orang asing yang ada di Jawa Barat, lanjut Hayat,ada beberapa melanggar peraturan prosdusitiya. “Paling banyak melanggar aturan ijin dan sebagainya di daerah Cirebon,” ujarnya.

 

Sementara itu Kepala Kesbangpol Kota Depok, Lienda mengatakan terkait keberadaan orang asing di Depok perlu disikapi dengan serius. Karena untuk masalah orang asing kewenangan pemerintah untuk kepentingan tetap mengawasi keberadaan orang asing.

“Perlu ada sinergitas antara pemerinta kota dengan Imigrasi dalam mengawasi keberadaan orang asing di Depok,” tambahnya.(angga/tri)