Monday, 24 September 2018

Daripada Nganggur, Unyil: Mending Jual Air

Jumat, 27 April 2018 — 11:18 WIB
Unyil penjual air bersih.(cw2)

Unyil penjual air bersih.(cw2)

JAKARTA – Tidak semua tempat memiliki air bersih yang layak pakai. Hal ini pun dilihat sebagai peluang oleh sebagian orang untuk menjual air bersih. Salah satu penjual air bersih adalah Watno alias unyil.

Unyil mengatakan ia sudah lama mengantarkan air ke Terminal Kalideres. Menurutnya, ada sekitar 11 tahun ia menekuni pekerjaannya tersebut.

“Di sini aplusan, sebulan sebulan. Sebulan kerja di sini ,sebulan kerja bertani di kampung. Di sini gantian sama temen,” ujar Watno alias Unyil ketika ditemui poskotanews.com pada Jumat (27/4/2018) di Kalideres, Jakarta Barat.

Ia mengaku menjual satu dirijen berisi air bersih tersebut seharga Rp2 ribu. Dari penjualannya itu, ia bisa mengantongi Rp1000 per dirijen. Tetapi ia enggan menyebutkan berapa pendapatan yang ia dapatkan tiap harinya.

“Tergantung. Lagi juga saya kan ini ada bosnya, jadi kan setor juga ke bos. Ini nganternya sampai malam, tapi ya kadang sampai siang aja,” terangnya.

Ia menambahkan, ia merupakan warga asli Cilacap, Jawa Tengah. Ia memiliki 2 orang anak, yang mana keduanya masih duduk di bangku sekolah dasar. Jika ia sedang pulang ke kampung halaman, menurutnya ia hanya bertani saja.

“Cuma di kampung seringnya nganggur, jadi mending ke sini aja kerja,” seru Unyil.

Berdasarkan pantauan poskotanews.com, ada sekitar 10 dirijen air yang ia setorkan untuk Terminal Kalideres. Ia membawa sebuah gerobak berisikan 20 dirijen air bersih yang akan ia kirimkan kepada pelanggannya.

(cw2/sir)