Sunday, 18 November 2018

Nasihat Mimpi Bang Jalil

Jumat, 27 April 2018 — 5:31 WIB
dinginnnnna

BANG Jalil bergeming. Diam saja, matanya memandang jauh ke depan, jauh menembus jendela rumahnya. Seharian ini dia memang lagi bengong saja., entah ada masalah apa?

Tapi, dia masih sigap mengangkat HP-nya ketika berdering.” Halo? O selamat hari Jumat. Naggak usah bingung, apalagi kecewa, semua kan diatur oleh Yang Maha Kuasa, Alla SWT. Bapak nggak terpilih sebagai pejabat, seharusnya bersyukur. Sudahlah Bapak kan sudah tua, mau apa lagi sih? Jalani saja hidup, beserah diri pada Allah. Tapi, ingat sebenanya hanya dua yang harus kita ketahui dalam hidup ini, yakni masalah kesulitan dan kemudahan!” kata sang penelepon.

Bang Jalil masih setia mendengarkan; “ Di balik kemudahan seharusnya ada rasa bersyukur, pasti Allah akan melipatgandakan kenikmatan. Lalu di balik kesulitan, seharusnya bersabar. Karena dalam kesabaran akan disempurnakan pahalanya tanpa batas,” kata penelepon misterius dan religius tersebut.

Bang Jalil manggut-manggut, dan menyerupt kopi yang sudah mulai dingin karena sejak tadi nggak disentuh.

“ Bagi seorang mukmin, kesulitan dan kemudahan adalah ladang untuk menabung pahala dan hadiah dari Allah SWT,” ujar sang istri yang sepertinya tahu apa yang lagi dipikirkan sang suami.

“ Ibu hebat,” kata hati Bang Jalil.

“ Memang apa sih yang dipikitkan Bapak, kok kayaknya kecewa banget dan bikin bengong kayak gitu? “ selidik sang istri.

Bang Jalil ditanya istri agak bingung juga. Iya, kenapa sih. Lho, kan dia bukan siapa-siapa? Anggota partai bukan, pendukung atawa relawan juga nggak?

“ Ya, sudahlah, mungkin Bapak mimpi ya? Bersyukurlah kalau cuma mimpi. Kalau ini kenyataan Bapak malah bisa jadi stress beneran, karena banyak utang buat modal jadi pejabat!” Kata sang istri sambil tersenyum. -massoes