Saturday, 26 May 2018

Istri Dihamili Lelaki Lain Terkuak Setelah Lima Tahun

Senin, 30 April 2018 — 7:12 WIB
selingku

BODO benar Hakim, 43, sebagai kepala rumahtangga. Istrinya dikencani lelaki lain hampir tiap hari, dia tak ngeh. Bahkan anak hasil repek (PIL) istrinya, Hakim juga tak tahu. Dia baru terbelalak matanya ketika Ny. Indri, 32, digerebek polisi sedang mesum. “Saya sering melakukan ini saat suami pergi,” kata wanita itu polos.

Sesungguhnya, yang tahu persis anak kita itu anak siapa, ya hanya istri sendiri. Sebab memang dia yang menjadi praktisi sekaligus saksi atas terjadinya proses kehamilan itu. Bukannya “nyetani” rumahtangga orang, banyak juga lelaki yang membanggakan anaknya, pada hal siapa tahu istrinya dijadikan penyewaan “bayi tabung.”

Suami “bodo” dari Palembang ini adalah Hakim, warga Plaju Palembang. Dia percaya banget pada istrinya, sehingga kerja lembur selalu melakukan dengan tenang. Padahal faktanya, suami kerja banting tulang di kantor, istrinya dibuat “banting-bantingan” dengan lelaki lain.

Awalnya kisah ini terjadi gara-gara ada konflik rumahtangga. Keduanya lalu bersikap dingin. Meski tidur serumah dan seranjang, tapi jarang berkomunikasi, termasuk komunikasi sambungraga sebagaimana layaknya suami istri.

Indri yang merasa jarang disentuh, jadi kesepian tentunya. Diam-diam dia menjalin hubungan dengan lelaki tetangga desa, namanya Topik, 47. Ngobrol ngalor ngidul lewat WA, akhirnya waa……pada masuk kamar berbuat layaknya suami istri. Hal itu dilakukan dengan tenangnya di rumah Indri sendiri.

Sekali waktu Indri benar-benar hamil, tapi Hakim sebagai suami sama sekali tidak sadar bahwa telah kemasukan bibit asing. Dianggapnya anak sendiri, sehingga si bayi digendong-gendong bak darah dagingnya sendiri. Padahal aslinya itu hasil “tenaga kerja asing” yang bukan dari Cina.

Hakim baru sadar perbuatan istrinya manakala dilapori bahwa Indri kencan di rumah dan digerebek warga. Dalam pemeriksaan polisi, Topik tahunya Indri ini janda. Maka setelah punya anak keduanya baru mengurus nikah siri. “Itu anak sebetulnya hasil perbuatan saya dengan Topik.,” kata Indri polos, sehingga Hakim serasa mati berdiri di buatnya.

Setelah tahu anak itu hasil “tenaga kerja asing”, Hakim mau demo? (Sripo/Gunarso TS)