Saturday, 26 May 2018

Koalisi Lewat Facebook Eksekusi di Dalam Dapur

Rabu, 2 Mei 2018 — 6:48 WIB
hatiku

SUAMI terlalu sibuk di kantor, menjadikan Linda, 40, mengisi hari-hari sepinya lewat Facebook. Ee, ternyata nyangkut dengan brondong Arif Uyuhono, 20. Setelah koalisi di FB, dilanjutkan “eksekusi” di dalam dapur. Melihat istrinya berbuat mesum di dapur, Fadli, 45, jadi emosi dan spontan mengeluarkan talak!

Sebagaia kepala keluarga, seorang suami memang harus rajin bekerja demi menafkahi keluarga. Tapi ingat, jangan karena selalu sibu kerja, kerja dan kerja, istri di rumah sampai lupa “dikerjai”. Sebagai wanita normal, mereka kan butuh kehangatan malam. Para suami tak boleh melupakannya. Sesibuk apapun harus disempat-sempatkan, karena Allah Swt juga selalu mengingatkan, “Istrimu adalah pakaianmu”.

Fadli warga kota Surabaya ini memang pekerja yang sibuk. Semangat dan etos kerjanya luar biasa. Berangkat pagi, pulang ke rumah selalu habis magrib. Rumah baginya hanya sekedar tempat istirahat. Dengan alasan capek, di rumah Fadli lebih banyak tidur. Jika diajak berbincang-bincang barang sebentar, Fadli cenderung ngantukan macam anggota DPR.

Ny. Linda yang masih muda, hasratnya memang masih menggebu-gebu. Tapi sayang suami tak bisa mengimbangi. Jika dia minta kehangatan malam, selalu beralasan capek. Setiap bininya main colek pertanda mengaja, jawab Fadli ketus, “Colak-colek, kayak kondektur bis saja kamu.”

Sejak itu Linda jadi malas untuk menuntut haknya. Untuk mengisi kesibukan justru rajin berselancar di jagad maya. Di sini dia lalu nyangkut pada Arif Uyuhono teman barunya lewat FB. Hubungan itu semakin intim, sehingga tanpa sungkan Linda mengundang Arif main ke rumahnya.

Arif Uyuhono yang masih begitu muda, jadi kurang sensitip berhadapan dengan wanita. Meski tahu Linda ini masih punya suami, tanpa sungkan mengunjungi rumah Linda di siang hari ketika suaminya tak ada di rumah. Kenapa Arif Uyohono berani mengesampingkan segala resiko? Sebab di sana Arif ini dapat mainan baru dari Ny. Linda.

Apakah mainan baru itu? Balonku ada lima, atau tembak-tembakan? Bukan! Dia justru diajari permainan kalangan dewasa, dalam urusan reproduksi. Sebagai pemain baru, Arif Uyohono jadi sangat tertarik dan ketagihan. Setiap ada peluang dia ingin “nguyuh penak” bersama Ny. Linda.

Lama-lama warga ada yang memperhatikan, sehingga lapor pada Fadli. Waspadalah, waspadalah……, di rumahmu sering ada anak muda main berlama-lama bersama istrimu. Jangan-jangan itu merupakan brondong Linda. Tentu saja Fadli terkesiap. Bagaimana mungkin, suami kerja banting tulang, di rumah istri “banting-bantingan” dengan lelaki lain?

Beberapa hari lalu dia sengaja pulang lebih cepat. Biasanya pukul 19.00 baru sampai rumah, kini pukul 15.00 sudah mendarat. Dan betul kata tetangga, di dapur dia memergoki Linda sedang berhubungan intim dengan brondongnya itu. Arif Uyuhono yang masih ketanggungan itu ditarik paksa dan ditempeleng, pletakkkkkk…..

Ternyata Linda tak terima brondongnya disakiti. Dia justru memaki-maki suami sebagai lelaki tak mengerti kebutuhan istri. Kata Linda, dirinya sampai berbuat itu karena suami dingin. Fadli pun emosi sehingga terloncat kata-katanya, “Tak cerai kamu!”

Bikin hastag dong, #tahun 2019 ganti bini. (JPNN/Gunarso Ts)