Wednesday, 24 July 2019

Pekerja Tertimbun Galian PAM, Sandi Evaluasi Kadis Tenaga Kerja dan Palyja

Rabu, 2 Mei 2018 — 11:56 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno usai menghadiri acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional.(yendhi)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno usai menghadiri acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional.(yendhi)

JAKARTA –  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno segera memanggil Kepala Dinas Tenaga Kerja Priyono, kontraktor dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) untuk mengevaluasi kecelakaan kerja pada penggalian saluran air minum Palyja di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (1/5/2018). Kecelakaan kerja itu mengakibatkan seorang pekerja tewas.

Sandi mengatakan, seharusnya pihak kontraktor memastikan keselamatan dan kesehatan para pekerjanya. Sebagai perusahaan besar, Palyja dan pihak kontraktor mestinya paham bagaimana memastikan keselamatan dan kesehatan para pekerjanya.

“Sudah saatnya kita memastikan keselamatan kerja itu adalah bukan hanya ditulis safety first tetapi merupakan hal yang kita lakukan dalam keseharian kita,” kata Sandiaga, di Lapangan Parkir Eks IRTI Monumen Nasional (Monas), Rabu (2/5/2018).

(BacaGalian PAM Longsor, Pekerja Tertimbun)

Untuk itu, Sandi hari ini berencana memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. “Jadi saya akan memanggil Dinas Ketenagakerjaan untuk melakukan evaluasi, untuk memanggil pihak Palyja dan kontraktor untuk memastikan, untuk dievaluasi dan investigasi,” ucap Sandi.

Pasangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu juga akan menindak tegas Palyja dan kontraktor jika terbukti melakukan kesalahan atau kelalaian. “Harus (diberi saksi), sesuai peraturan yang berlaku,” kata dia.

Sandi juga menyampaikan belasungkawa dan akan memberikan bantuan kepada keluarga korban. “Untuk keluarganya kami mengucapkan belasungkawa dan Pemprov nanti akan berpartisipasi memfasilitasi, agar keluarga yang ditinggalkan mendapat pelayanan yang terbaik,” imbuh Sandi.

Tarno (30) meninggal dunia setelah tertimbun tanah beberapa jam di galian saat membuat saluran air Palyja, di Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakut, Selasa (1/5/2018). Di dalam galian, Tarno tak bisa menyelamatkan diri ketika dinding tanah galian mengalami longsor. (yendhi/ys)