Tuesday, 25 September 2018

Dua Bocah Tewas di Monas, Polisi Periksa CCTV

Kamis, 3 Mei 2018 — 16:51 WIB
Acara Untukmu Indonesia diisi dengan pembagian sembako gratis, sunatan gratis serta pertunjukan seni budaya.

Acara Untukmu Indonesia diisi dengan pembagian sembako gratis, sunatan gratis serta pertunjukan seni budaya.

JAKARTA – Pihak kepolisian akan memeriksa rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi dua bocah yang tewas diduga terinjak-injak saat pembagian sembako di Monas, Jakarta Pusat Sabtu lalu. “Kita akan lihat nanti, ada video atau CCTV untuk cek (di lokasi) itu,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, Kamis (3/5/2018).

Dikatakan, pihak masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap apakah kedua anak tersebut tewas akibat berdesak-desakan saat pembagian sembako yang digelar Forum Untukmu Indonesia (FUI). “Kita ingin mendalami dan memastikan kronologis kayak gimana,” ucapnya.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis sebelumnya menuturkan telah membentuk tim khusus dari Ditreskrimum dan Polres Jakarta Pusat untuk mengetahui latar belakang peristiwa yang menyebabkan bocah, MJ, 13 dan AR, 11 meninggal, pada Sabtu (28/4) lalu.

Keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, korban MJ ditemukan pingsan di luar pagar Monas tepatnya di seberang Mabes Angkatan Darat, Jalan Merdeka Utara, pada Sabtu, sekitar pukul 14.56. “Saat ditemukan, korban sudah tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Tarakan menjalani perawatan,” ucapnya.

Di RSUD Tarakan, jelas Argo, suhu tubuh MJ sangat tinggi dan mengalami dehidrasi karena kondisi cuaca yang panas. Setelah menjalani perawatan selama beberapa jam, MJ dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.40 wib. (ilham/b)