Tuesday, 21 August 2018

Cegah Tawuran dan Corat-Coret

Kapolsek Limo Imbau Pelajar Kenakan Batik Saat Mengambil Surat Kelulusan

Jumat, 4 Mei 2018 — 9:07 WIB
Kapolsek Limo Kompol Mohamad Iskandar menghimbau ke sekolah mencegah aksi tawuran di acara kelulusan sekolah pola mengenakan seragam batik dan didampingi orang tua. (Angga)

Kapolsek Limo Kompol Mohamad Iskandar menghimbau ke sekolah mencegah aksi tawuran di acara kelulusan sekolah pola mengenakan seragam batik dan didampingi orang tua. (Angga)

DEPOK – Kapolsek Limo, Kompol Mohamad Iskandar mengimbau kepada pelajar tidak mengenakan seragam sekolah tetapi batik saat mengambil surat kelulusan. Hal ini upaya dalam mencegah aksi tawuran dan corat-coret.

“Dari beberapa pengalaman yang ada di Depok,  jika dalam pelaksaan acara pengambilan surat kelulusan bahkan hingga acara perpisahan mengenakan seragam, rawan terhadap aksi tawuran maupun coret-coret seragam,” ujarnya usai melakukan pemantauan di SMA N 6, Limo, Kota Depok, Jumat (4/5/2018) pagi.

“Namun, jika menggunakan batik hal tersebut (tawuran dan corat coret) bisa diminimalisir,”tambahnya.

Sebanyak 31 personel anggota yang berseragam maupun berpakaian preman, diterjunkan untuk melakukan patroli ke 66 sekolah tingkat  SD hingga SMA.

“Rata-rata untuk kegiatan perpisahan pada umummya untuk di wilayah Limo maupun Cinere tidak dilakukan di sekolah, namun di luar sekolah, ” tambahnya.

Selain itu, Kapolsek juga berharap orangtua ikut mendampingi anaknya saat pengambilan surat kelulusan. (Angga/mb)