Tuesday, 23 October 2018

Dua Kades Mesum di Hotel Digerebek Warga Sendiri

Sabtu, 5 Mei 2018 — 7:30 WIB
kadeslingkuh

ANTAR-KADES bekerjasama dalam pemerintahan, itu sudah biasa. Tapi di Tuban (Jatim) Kades Wiwik, 40, dan Kades Juned, 45, justru “kerjasama” di kamar hotel. Warga dua desa yang sudah jengah dengan kelakuan pimpinan desanya, segera menggerebek mereka. Akhirnya; celana lepas, jabatan juga lepas!

Kades adalah jabatan politik yang paling istimewa. Presiden saja hanya bisa menjabat 2 periode, masing-masing 5 tahun. Tapi Kades, selain masa jabatannnya 6 tahun dia bisa menjabat sampai 3 periode. Jika sukses, dia bisa menjabat selama 18 tahun. Yang kasihan kaum opisisinya, mulutnya nyinyiri terus Pak Kades selama 18 tahun, apa nggak dower itu mulut?

Dua orang Kades di Kecamatan Tambakboyo dan Kerek, masing-masing Wiwik dan Juned, tak sempat lagi berpikir bagaimana bisa memperpanjang masa jabatannya sampai 3 periode. Sebab belum lama ini mereka memperpanjang nafsu birahinya di kamar hotel, sehingga habis lepas celdam masing-masing, lepas pula jabatannya. Sebab bupati cap apapun pasti murka atas kelakuan anak buahnya.

Kades Wiwik dan Kades Juned memang sering ketemu dalam kegiaatan di kantor Pemda. Dari perkenalan biasa, lama-lama mereka jadi ingin kenal lebih jauh dan dalem. Apalagi keduanya memiliki visi dan misi yang sama sebagai abdi negara dan pamong masyarakat.

Sampai di mana hubungan keduanya, hanya mereka yang tahu. Yang pasti ketika suami Wiwik mengetahui skandal istrinya, langsung saja menceraikannya. Tapi rupanya Bu Kades bukannya terpukul, malah seperti nemu cepaka sawakul (kemujuran). Sebab setelah bercerai dengan suaminya, dia bisa makin leluasa berdekatan dengan Juned.

Juned di rumah sebetulnya juga sudah ada bini. Tapi setelah doinya bercerai dengan suaminya, dia merasa punya peluang untuk lebih mendalem mengenali Wiwik tentunya. Sebab selain tak ada hambatan lagi, pepatah kan mengatakan: tak kenal maka tak sayang.

Demikianlah, untuk lebih menyayangi Bu Kades, Juned kini berani mengajak janda baru itu masuk hotel segala. Untuk apa? Ya menyamakan persepsi dalam soal asmara tentunya. Bila kemarin-kemarin masih menahan diri, kini sudah bebas lepas katema Wiwik bukan lagi milik siapa-siapa.

Ulah kedua Kades itu rupanya menjadi topik pembicaraan warga dua desa yang dipimpinnya. Mereka sangat malu dan marah, karena Kadesnya tak bisa dijadikan panutan karena malah suka mut-mutan. “Pokoknya tahun 2018 ganti Kades,” kata warga yang bernama Murdani Alisarap.

Kegiatan Kades Wiwik dan Kades Juned terus dipantau warga, meski mereka tak sampai bikin kaos bertuliskan: #2018 ganti Kades. Sampai kemudian kedunya ditemukan masuk ke sebuah hotel di dalam kota. Penggerebekan pun dilakukan. Mereka tak berkutik karena didapati warga berdua dalam kamar. Meski tidak dalam posisi sedang berbuat, tapi fakta itu menunjukkan bahwa mereka sangat tidak patut sebagai pemimpin desa masuk kamar hotel padahal bukan suami istri.

Bekas suami Wiwik juga ikut lega dibuatnya, sebab isyu yang beredar selama ini memang benar. Maka ketika bekas istrinya itu juga dipecat sebagai Kades, itu adalah resiko dari perbuatan amoralnya. Dia tak perlu sedih dan malu, karena Wiwik memang bukan siapa-siapa lagi.

Kalau bukan siapa-siapa, lalu siapa? (TB/Gunarso Ts)