Sunday, 21 July 2019

Tahap Awal, Disdukcapil Tangsel Siapkan 130.000 Blanko KIA

Senin, 7 Mei 2018 — 9:33 WIB
Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan didampingi sejumlah staf yang akan menuntaskan program pembuatan KIA ke pelajar SD dan SMP di Tangsel. (anton)

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan didampingi sejumlah staf yang akan menuntaskan program pembuatan KIA ke pelajar SD dan SMP di Tangsel. (anton)

TANGSEL (Pos Kota) – Jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mempersiapkan sekitar 130 ribu blanko kartu identitas bagi siswa sekolah dasar di wilayah Tangerang Selatan.

“Kami telah mempersiapkan sekitar 130.000 blanko untuk membuat KIA kepada anak SD mulai kelas IV hingga VI terlebih bagi mereka yang akan mengikuti Penerimaan Pendaftaran Didik Baru (PPDB) serta siswa kelas I hingga 3 SMP,” kata Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Dedi Budiawan, Minggu (6/5).

Pihaknya, tambah dia, sebetulnya ingin menargetkan sekitar 350.00 blanko KIA namun yang tercetak baru sekitar 130.000 blanko saja dan secara bertahap akan dituntaskan sehingga semua siswa SD maupun SMP di Kota Tangsel memiliki kartu KIA tersebut.

Prioritas utama penerima dan harus mendapatkan KIA adalah pelajar SD yang akan melanjutkan ke jenjang SMP terutama untuk kelas IV hingga VI untuk mengikuti PPDB dan siswa kelas 1 hingga 3 SMP.

Proses pembuatannya juga sangat cepat tidak butuh waktu yang lama dan dapat langsung diterima siswa saat dilakukan proses pembuatan KIA tersebut.

Menurut dia, kurun waktu dua bulan belakangan ini ada sekitar tiga sekolah SD yang didatangi petugas Disdukcapil Kota Tangsel untuk pembuatan KIA terhadap siswanya melakukan perekaman foto dan pembuatan KIA.

Apalagi petugas sudah menyiapkan berbagai keperluan yang dibutuhkan dalam pembuatan KIA tersebut.

“Untuk orang tua murid yang ingin anaknya memperoleh kartu KIA,  dapat datang ke kantor Disdukcapil Kota Tangsel di Cilenggang, Serpong karena setiap hari ada petugas loket yang bertugas membantu proses pembuatan KIA tersebut, “ujarnya  yang berharap program petugas Disducapil jemput bola ke sejumlah sekolah SD maupun SMP yang belum memiliki KIA dapat dilakukan dalam waktu dekat ini secara bergiliran dan bertahap. (anton/tri)