Monday, 26 August 2019

Kumpul Dekat Istana Sekjen Parpol Pro Jokowi Diprotes

Selasa, 8 Mei 2018 — 19:50 WIB
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  Hidayat Nur Wahid

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid

JAKARTA –Pertemuan sembilan Sekjen Partai Politik pendukung Joko Widodo di kantor Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuai protes.  Harusnya, karena terkait urusan partai dilakukan di luar kantor pemerintah.

“Pertemuan seperti itu bagus-bagus saja  tapi jangan dilakukan di kantor Seskab. Lakukan saja di luar masih banyak tempat. Parpol juga pasti punya anggaran,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Selasa (8/5/2018).

Pertemuan itu, lanjut Nur Wahid  tidak membicarakan kepentingan bangsa dan dilakukan oleh partai politik sehingga selayaknya di luar kantor pemerintah. Pertemuan itu murni membahas politik praktis tidak terkait dengan urusan rakyat.

“Ini bukan sesuatu yang menyoal kenegaraan, bukan juga urusan rakkyat, ini politik murni, politik praktis. Sekarang kan ada namanya koalisi pendukung pemerintah,” tandasnya.

Hanya PAN yang tidak diundang dalam pertemuan itu. Padahal PAN masih memiliki seorang menteri di kabinet. Sembilan sekjen parpol pendukung pemerintah itu adalah, Sekjen PKPI Imam Anshori, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, Sekjen Golkar Lodewijk Fredrich Paulus, Sekjen Partai NasDem Johnny G. Plate, Sekjen Partai Hanura Harry Lontung Siregar, dan Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan juga Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung.(us)