Monday, 17 June 2019

Diselidiki Teroris Gunakan Senjata Tajam Bunuh Polisi di Mako Brimob

Rabu, 9 Mei 2018 — 22:09 WIB
Foto ini beredar di medsos  saat terjadi keributan di Mako Brimob

Foto ini beredar di medsos saat terjadi keributan di Mako Brimob

DEPOK – Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal mengatakan mayoritas petugas kepolisian yang gugur akibat luka senjata tajam. Bahkan hanya satu petugas kepolisian yang tewas akibat peluru panas dari senjata api.

Iqbal menjelaskan kalau mayoritas petugas kepolisian yang gugur pada keributan dan kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Markas Komando Brimob (Makobrimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (9/5/2018) malam, akibat senjata tajam yang melukai leher korban. Bahkan, kata Iqbal, luka akibat senjata tajam itu sangat dalam. (Baca juga: LPSK Bantu Korban Kerusuhan di Mako Brimob)

“Ada juga satu orang luka di kepala akibat tembakan, juga ada luka di dada kanan. Mayoritas teman-teman kami yang gugur luka di sekujur tubuh, di paha, lengan, jari akibat senjata tajam,” terang Iqbal pada Rabu (9/5/2018) di Gedung Satwa Makobrimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto pun mengaku belum mengatahui fakta yang ada terkait dari mana senjata tajam itu diperoleh. Mengingat hanya senjata api yang direbut dari tangan petugas kepolisian tersebut.

“Nanti kita evaluasi. Ini fakta hukum dari mana dari mananya kan ga jelas. Jangan menduga-duga,” pungkasnya. (cw2/b)