Thursday, 13 December 2018

Dua Cewek Edarkan Sabu Disergap Polisi

Rabu, 9 Mei 2018 — 21:12 WIB
Tersangka ditemgah menghadap ke belakang

Tersangka ditemgah menghadap ke belakang

LAMPUNG – Petugas Satuan Reserse Narkoba bersama Satuan Sabhara dan Sie Propam Polres Way Kanan, Lampung meringkus dua orang wanita tersangka pengedar sabu di dua tempat berbeda, pada Selasa (8/5/2018) sekitar pukul 15.30 WIB.

Tersangka CI (38), warga Kampung Tanjung Raja Sakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan dan ROS (35), warga Kampung Sawah, Kecamatan Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan masih diperiksa.

Kapolres Way kanan, AKBP Doni Wahyudi mengatakan, penangkapan dua tersangka wanita terduga pengedar narkotika tersebut, berawal dari adanya informasi masyarakat yang didapat oleh petugas Satres Narkoba Polres Way Kanan Selasa 8 Mei 2018.

Informasi itu , bahwa di rumah CI sering dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan sudah sangat meresahkan.

“Saat itu juga, petugas mendatangi lokasidan melakukan penyamaran (undercover buy). Lalu petugas berpura-pura memesan narkotika dari seorang wanita berinisial ROS, yang saat itu ada di rumah tersebut. Saat akan menyerahkan, petugas langsung menangkapnya dan menyita satu paket kecil sabu seberat 0,35 gram yang berada digenggaman tangan ROS,”ujarnya pada Rabu (9/5/2018).

Dari keterangan tersangka ROS, kata AKBP Doni Wahyudi, barang haram tersebut didapat dari tersangka berinisial CI. Sekitar pukul 15.30, anggota Satres Narkoba dibackup anggota dari Satsabhara dan Sie Propam langsung menuju ke rumah CI lainnya di Kampung Tanjung Raja Sakti. Di dalam rumah itu, ada seorang wanita yang ternyata bernama CI (38). Saat itu juga, petugas langsung mengamankannya.

“Saat akan ditangkap, tersangka CI ini mau buang bungkusan ke dalam gudang. Setelah diperiksa dan diperlihatkan, bungkusan yang dibuang itu berisikan satu paket kecil sabu,”ungkapnya.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan dua alat isap sabu (bong), satu bungkus plastik klip bening berisikan sabu-sabu di dalam di kamar pribadi tersangka. Lalu petugas melakukan penggeledahan di tempat lainnya yakni di dalam gudang. Petugas kembali menemukan satu dompet berisi satu paket sedang sabu, dua bungkus plastik klip berisi sabu-sabu, seperangkat alat isap sabu (bong) satu bal plastik klip dan satu batang pipet plastik kecil berbentuk sekop warna merah.

“Jadi untuk total barang bukti sabu-sabu yang disita dari dalam rumah dan gudang tersangka CI, seberat 1,9 gram. Selanjutnya petugas membawa tersangka dan barang bukti ke Mapolres, dan saat ini kasusnya masih dalam pengembangan untuk penyidikan lebih lanjut,”terangnya.

Akibat dari perbuatannya itu, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun. (Koesma)