Monday, 22 July 2019

Atasi Banjir Bertahun-tahun, Grogol Utara akan Bangun Sodetan

Kamis, 10 Mei 2018 — 23:43 WIB
Sejumlah petugas saat melakukan sosialisasi adanya pembangunan sodetan. (wandi)

Sejumlah petugas saat melakukan sosialisasi adanya pembangunan sodetan. (wandi)

JAKARTA – Untuk mengantisipasi banjir dan genangan di wilayah Kebayoran Lama terutama di kawasan Jalan Tanah Baru 1 dan Jalan Kemandoran VIII, Grogol Utara,  Pemkot Jakarta Selatan akan bangun gorong-gorong.

Bahkan, saat ini proses pembangunan mulai dimatangkan dengan harapan tahun ini akan selesai dilakukan sehingga genangan dan banjir tidak akan terjadi lagi wilayah tersebut.

Rencana pembangunan gorong-gorong akan dilakukan mulai dari  RT 08/01 hingga RT 03/13, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama. Pembuatan sodetan ini tujuannya untuk menyelesaikan persoalan banjir kronis yang telah terjadi selama puluhan tahun.

Camat Kebayoran Lama,  Sayid Ali, mengakui pihaknya akan membuat sodetan di lokasi tersebut. Menurutnya,  pembangunan gorong-gorong penghubung menyeberang antara sisi barat dan sisi timur Jalan Raya Kebayoran Lama. Jadi akan dibuat sodetan saluran penghubung menuju saluran Phb Kumala.

“Sesuai rekomendasi dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, pembangunan gorong-gorong akan dilakukan sepanjang 450 meter. Pembangunan akan digarap oleh kontraktor yang ditunjuk oleh salah satu pengembang proyek apartemen yang ada di kawasan tersebut,” kata Sayid Ali,  Kamis (10/5).

Diungkapkan oleh Camat,  pembangunan sodetan ini berawal dari  permintaan Walikota Jakarta Selatan agar pihak pengembang apartemen PT Palmerindo Properti untuk membangun gorong-gorong.  Petmintaan ini langsung direspon dan  menunjuk PT MCI selaku kontraktor pelaksana dengan sistem rancang bangunan atau design and build.

Sesuai perencanaan, pembangunan gorong-gorong atau pemasangan box culvert dengan ukuran 1,5×1,5 meter akan ditanam di bawah permukaan Jalan Tanah Baru dan Jalan Kemandoran VIII. Hal itu agar pembangunan tidak terdampak dengan bangunan rumah warga di sekitarnya.

“Kami berharap warga Grogol Utara, khususnya warga sekitar pembangunan gorong-gorong mendukung upaya penanggulangan banjir yang kita lakukan. Ini seyogianya  untuk kepentingan warga masyarakat yang lebih besar yang selama puluhan tahun mengalami banjir,” tandas Sayid Ali

Camat juga menambahkan, rencana pembangunan gorong-gorong berawal dari banyaknya laporan warga yang mengeluhkan terjadinya banjir selama puluhan tahun di daerah tersebut.

Sehingga, pada tanggal 24 Januari 2017, dan akhirnya,  Walikota Jakarta Selatan mengirim surat kepada PT Palmerindi Properti selaku pengembang pembangunan apartemen di Grogol Utara agar  berpartisipasi melakukan normalisasi dan pelebaran saluran di kawasan itu.

Bahkan, setelah keluar kajian teknisnya, pertengahan tahun 2017 pihaknya sudah melakukab sosialisasi adanya rencana pembangunan gorong-gorong kepada warga.  Jadi sebagian besar warga sudah mengerti,  dan memang ada beberapa warga yang salah paham. (wandi/win)