Wednesday, 17 July 2019

Aksi 115, Panitia: Murni untuk Bela Palestina

Jumat, 11 Mei 2018 — 10:57 WIB
Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis, Bachtiar Nasir. (cw6)

Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis, Bachtiar Nasir. (cw6)

JAKARTA – Aksi Bela Palestina atau Aksi 115 dipastikan bebas dari politik praktis. Hal itu dikatakan Ketua Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis, Bachtiar Nasir.

Selain itu, Nasir juga mengimbau tidak ada bendera lain lagi selain bendera Indonesia dan Palestina. “Kegiatan ini murni untuk membela Palestina,” ucapnya, di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump berencana memindahkan kedubesnya dari Tel aviv di Israel ke Kota Yerusalem di Palestina. Karena itu, Nasir mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu mendoakan Palestina.

“Kami menuntut Trump dan sekutunya untuk patuhi PBB. Aksi ini kita lakukan sesuai pada pembukaan UUD 1945, yang di mana penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,” imbuhnya.

(BacaMassa Aksi 115 Berjalan Kaki dari Tanah Abang ke Monas)

Aksi 115 diawali salat subuh berjamaah di Monas dan Istiqlal. Lalu, dilanjutkan dengan zikir, tilawah Quran, nasyid, orasi tokoh ulama, pembacaan pernyataan sikap, dan solat Jumat berjamaah. Acara dimulai dari pukul 04.00 hingga 13.00 WIB.

Aksi ini digagas Persaudaraan Alumni 212, GNPF Ulama, dan sejumlah organisasi lainnya. Aksi ini digelar sebagai protes atas pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv di Israel ke kota Yerusalem di Palestina. (cw6/ys)