Sunday, 23 September 2018

Becak Baru Ramaikan Jakarta, Anies Tertarik Tapi Kemahalan

Jumat, 11 Mei 2018 — 22:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mencoba B-Jak. (yendhi)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mencoba B-Jak. (yendhi)

JAKARTA – Satu lagi alat transportasi baru akan hadir di Jakarta. Tapi, sarana transportasi ini bukan untuk umum melainkan khusus di kawasan wisata. Namanya Becak Jakarta atau akan disingkat dengan sebutan B-Jak.

Meski sama-sama memiliki roda tiga dan di kayuh, B-Jak berbeda dengan becak biasa. Pengemudi B-Jak ada didepan penumpang. B-Jak memiliki tiga roda dengan posisi dua di belakang dan satu didepan.

Pengemudi B-Jak juga diwajibkan mengenakan helm. B-Jak juga di lengkapi dengan GPS, jas hujan dan  kap penutup pada penumpang yang bisa dibuka tutup.  B-Jak bisa ditumpangi dua orang.

B-Jak adalah karya dari warga yang tergabung dalam kelompok Jakarta Creative Community dibawah arahan Ketua DPD DKI Partai Gerindra, M. Taufik yang dikenalkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Anies mengaku tertarik dan mengapresiasi B-Jak sehingga sempat mencoba. “Nanti saya akan coba panggil dari pengelola Ancol, pengelola Ragunan dan pengelola Monas, ini bisa dimanfaatkan di lingkungan wisata,” kata Anies, Jumat (11/5/2018).

Anies mempermasalahkan harga B-Jak yang menghabiskan dana Rp13,5 juta dalam perakitannya. Dia berharap harga B-Jak bisa jauh lebih murah. “Tapi ingat tadi Rp13,5 juta untuk trail dan eror nya harus dihitung lagi,” kata Anies.

Di tempat yang sama, Taufik menjelaskan proses pembuatan sample B-Jak selama dua bulan. Ke depan bisa dibuat empat B-Jak dalam waktu satu bulan. Dia berharap pengayuh becak umum bisa menjadi pengayuh B-Jak di tempat wisata dengan penghasilan yang lebih baik. (Yendhi/us)