Thursday, 24 May 2018

Setiap Suami Minta Jatah Jawabnya Selalu: Capek ! –

Jumat, 11 Mei 2018 — 8:57 WIB
nah ini dia 11

Sebagai lelaki normal, Gatot Saptono, 41, ingin bermesraan dengan istri. Tapi jawab Rohini, 38, selalu: capek. Memangnya disuruh mikul? Tak tahan dipecundangi istri terus, terpaksa Gatot mengajaknya bercerai saja. Alasannya, “Ada istri di rumah kok jajan melulu, percuma dong berkeluarga.”

Nafkah batin dalam rumahtangga, adalah kebutuhan vital suami istri. Itu sebuah kewajiban, bahkan Qur’an pun mengingatkan: istrimu adalah pakaianmu. Hadits Nabi juga mengingatkan, wanita yang menolak ajakan suami bakal dikutuk malaikat sampai pagi. Hadits yang lain, “Layanilah suami ketika dia mengajakmu tidur.

Rohini warga Ketabang Surabaya, semuanya pernah mendengar pencerahan semacam itu. Tapi beberapa tahun belakangan dia jadi kehilangan gairah (frigid) setiap suami minta jatahnya. Maka jawabnya selalu, “Capek Mas!” Saking kesalnya, Gatot Saptono pernah menjawab ketus, “Kamu bukan tak suruh mikul, hanya bukak kemul…”

Dalam usia kepala empat, Gatot memang sedang mengalami puber kedua. Tapi karena yang di rumah selalu menolak, terpaksa dia mendatangi rumah bordil langsung bagian Unit Gawat Darurat Syahwat. Hanya barang 10 menit, tapi sudah lega kembali, dan wajah menjadi ceria. Mirip mobil ditune up lah, jalannya jadi semlintir.

Tapi karena “jajan” seperti itu adalah aib, Gatot Saptono melakukannya diam-diam. Sampai teman kenalannya menegur, “Kamu punya istri kok sampai begitu. Mendingan kawin lagi alias poligami.” Memangnya poligami itu mudah? Di samping kuat di onderdil, kan harus kuat pula dalam soal materil. Padahal Gatot mengakui, gajinya yang kecil tak mungkin bisa memanjakan syahwatnya dengan poligami.

Jalan satu-satunya adalah, bercerai saja. Maka Rohini pun diberi tahu tentang rencana besarnya. Maksud Gatot, istri takut dan akhirnya mengakhiri mogok ranjangnya. Ternyata jawab istrinya, “Ya ayo…..!” Coba, bagaimana Gatot tak menjadi salah tingkah.
Karena istri tak bisa digertak, ya sudah. Gatot benar-benar mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Agama Surabaya.

Bikin tagar: #2018 ganti istri dong! (JPNN/Gunarso TS)