Saturday, 17 November 2018

Zulkifli Hasan Capres, Rhoma Irama Wapres, Mantab!!!

Sabtu, 12 Mei 2018 — 17:12 WIB
Suasana penggabungan PAN dengan Partai Idaman

Suasana penggabungan PAN dengan Partai Idaman

JAKARTA – Partai Idaman memutuskan bergabung dengan Partai Amanat Nasional setelah gagal berkompetisi pada Pemilu 2019. Deklarasi bergabungnya dua partai politik itu dilakukan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/5/2018).

Dalam deklarasi terdengar yel-yel yang menyebut Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan sebagai presiden dan Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama menggema saat deklarasi bergabungnya dua partai politik tersebut.

“Zulkifli Hasan, presiden. Rhoma irama, wakil presiden,” teriak kader Partai Idama dan PAN kompak.

Saat ditanya makna yel tersebut, Zulhas, sapaan akrab Zulkifli mengatakan nama calon presiden dan wakil presiden merupakan keputusan koalisi yang akan dibentuk. Yel tersebut, katanya, hanya berlaku intern antara PAN dan Idaman.

“Itu akan dibicarakan koalisi. Ini khusus kita,” tandasnya.

Diketahui untuk dapat mengusung presiden parpol atau koalisi parpol harus memiliki jumlah kursi di DPR minimal 20 persen. PAN hanya memiliki 8 persen sedangkan Idaman nol. Ketua MPR itu menyatakan koalisi dengan partai lain diperlukan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PAN, Eddy Soeparno pencalonan Zulhas sebaga presiden sesuai dengan kebijakan partai. Zulhas disebut Eddy merupakan cLon presiden dari PAN sesuai hasil Rakernas 2017.

“Ketua Umum kita sesuai Rakernas 2017 k sudah memiliki mandat untuk maju di Pilpres sebagai calon presiden. Nah Mukernas Partai Idaman kemarin malam memutuskan Rhoma Irama sebagai cawapres. Bersanding ya calon presiden dan calon wakil presiden,” jelasnya.

Eddy mengatakan penetapan akhir calon presiden dari PAN akan ditetapkan pada rapat kerja nasional PAN tahun ini. (ikbal/b)