Saturday, 26 May 2018

Tingkatkan Siskamling

Senin, 14 Mei 2018 — 6:32 WIB

KERUSUHAN di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, ternyata mengundang terduga teroris datang. Mengutip data Indonesia Police Watch (IPW), sedikitnya 57 anggota jaringan teroris dari enam daerah sudah masuk ke Jakarta.

Puluhan anggota jaringan teroris ini mulai merangsek ke Ibukota sejak malam Sabtu, 11 Mei 2018. Mereka masuk ke Jakarta melalui jalur darat dan menyebar ke lima wilayah kota.
Valid atau sahih tidaknya data dari IPW, informasi itu jangan sampai diabaikan. Polisi maupun semua elemen masyarakat harus tetap waspada dan mengantisipasi.

Apalagi rentetan peristiwa pasca kerusuhan Mako Brimob Depok yang mengakibatkan lima anggota polisi gugur terus terjadi. Terduga teroris tidak sembunyi-sembunyi menyerang anggota polisi.

Di Depok, misalnya, seorang terduga teroris menusuk anggota polisi yang tengah bertugas di kantor Intel Brimob Kelapa Dua dengan pisau beracun. Pelaku tewas ditembak petugas lainnya, tetapi anggota polisi yang ditusuk pisau beracun akhirnya gugur.

Bukti lain mereka bersiap beraksi adalah tertangkapnya empat terduga teroris oleh polisi di Jalan Stasiun Tambun, Mekarsari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Informasi dari intelejen, mereka diduga menuju ke Rutan Mako Brimob tempat nara pidana teroris bentrok dengan petugas.

Bahkan, bom meledak di tiga gereja di Surabaya yang menewaskan 11 orang dan melukai puluhan orang, Minggu , 13 Mei 2018, menebalkan ancaman nyata dari jaringan teroris yang bisa saja terjadi di Jakarta .

Merujuk fakta-fakta itu, Polda Metro Jaya menyatakan, Jakarta siaga I. Polisi dengan aneka strategi baik sesuai teori (textbook) maupun anti terori tentu sudah dilakukan. Namun, semua pihak diharapkan berperan serta menghadapi jaringan teroris.

Pemprov DKI Jakarta perlu mendorong aparatnya untuk piket bergiliran 24 jam menjaga situasi ibukota. Koordinasilah dengan Polda Metro Jaya bila mendapati situasi kurang kondusif.

Selain itu, hidupkan dan tingkatkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang ada di 30.246 RT maupun 2.709 RW di seluruh Jakarta. Awasi rumah kontrakan, kos, apartemen dan tempat lainnya yang rawan menjadi transit pendatang. Terapkan dengan tegas peraturan tamu 24 jam wajib lapor.

Dengan adanya Siskamling dan disiplin menerapkan peraturan tamu 24 jam wajib lapor, setidaknya bisa mempersempit ruang gerak anggota jaringan teroris yang dikabarkan sudah masuk ke Jakarta. @*