Wednesday, 17 October 2018

Densus 88 Tembak Terduga Teroris, 3 Anak dan Isterinya Diamankan

Selasa, 15 Mei 2018 — 20:00 WIB
tembak

SURABAYA –Baku tembak antara terduga teroris dan Anggota Densus 88 merupakan bagian dari penggerebekan di kawasan Tandes, Surabaya. Satu orang terduga teroris tertembak mengakhiri rentetan suara tembak menembak yang terjadi.

Menurut Rudi, satu warga di lokasi saat terjadi tembak menembak, semua warga panik takut ada peluru nyasar. Karena terdengar rentetan suara tembakan berkali-kali. “Kejadian sore sekitar jam 4.00 (16.00) WIB. Terdengar sekitar enam sampai tujuh kali tembakan selama 15-20  menit,” ucap Rudi, Selasa (15/5).

Suara tembakannya yang terjadi di Jalan Sikatan, Tandes, Surabaya itu, kata Rudi, tidak hanya dari satu arah tapi bergantian. Suaranya juga terdengar berasal dari jenis senjata yang berbeda.

Setelah tembak menembak tidak terdengar Radi baru tahu kalau yang digerebek tetangga ngintrak yang belum lama tinggal di situ. Mereka satu keluarga yang jarang bergaul dengan tetangga sekitar. “Setahu saya anaknya tiga atau empat, tapi jarang keluar dan sepertinya tidak sekolah,” ucapnya.

Polisi dengan senjata lengkap mengepung lokasi dan melarang siapapun yang hendak mendekat. Rudi menyebutkan, ada satu orang yang diduga meninggal dalam baku tembak tersebut. “Kayaknya hanya satu yang meninggal, padahal di dalam ada anak sama isterinya kalau nggak salah,” tambah Rudi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, Densus 88 melakukan penggrebekan sebuah rumah dan sempat terjadi tembak menembak. “Satu meninggal, isteri dan 3 anaknya sudah kita amankan. rencananya mau dibawa ke Ditreskrimum atau Brimob,” terangnya. (guruh/us)