Wednesday, 17 October 2018

Kaos #2019 Ganti Presiden

PDIP Tuding Paslon Cagub Asyik dalam Debat di UI Provokatif

Selasa, 15 Mei 2018 — 19:18 WIB
Novi Anggriani Munadi, politisi muda PDI P Kota Depok. (anton)

Novi Anggriani Munadi, politisi muda PDI P Kota Depok. (anton)

DEPOK  –  Kasus ricuh kegiatan debat politik pasangan calon (paslon)  gubernur dan wakil gubernur (cagub dan cawabug) Propinsi Jawa Barat, di Balairung UI, Senin malam (14/5) akibat pasangan nomor urut 3 Sudrajat – Ahmad Syaikhu memerkan kaos bertuliskan ‘#2018 Asik Menang #2019 Ganti Presiden’ kental dengan suasana provokasi.

“Yang jelas sangat kental dengan suasana provokasi. Seharusnya pasangan nomor urut 3 lebih dewasa menyikapi berbagai permasalahan yang ada terlebih kegiatan tersebut merupakan debat cagub dan cawagub Jabar bukan pemilihan presiden (Pilpres,” kata Novi Anggriani Munadi atau Nadi, politisi Partai Demokrasi Indoneisa Perjuangan (PDI P) Kota Depok, Selasa (15/5).

Seharusnya debat yang berlangsung cukup baik dalam tahap pertama dapat dipertahankan bukan malah berubah menjadi ajang yang keluar dari konteks debat cagub dan cawagub Jabar Pilkada 2018. Sangat terlihat ego dan minus etika bukan memperlihatkan debat melalui gagasan, data, pemikiran dan adu argumentasi.

“Malu dengan mahasiswa di UI. Kok bisanya cuma memamerkan kaos hastag saja yang sudah banyak disebar luaskan di masyarakat,” tuturnya yang berharap kegiatan tersebut tidak ada lagi di sejumlah daerah dan tidak di contoh oleh pasangan pemimpin daerah lainnya di Indoensia. (anton/win)