Friday, 21 September 2018

Warga Kukusan Depok Tolak Pembangunan Saluran Air Tol Cijago

Selasa, 15 Mei 2018 — 18:05 WIB
Sejumlah spanduk keberatan dan protes warga di lima RT/RW 06, Kel. Kukusan, Beji terhadap rencana pembuatan saluran air pinggir Jalan Tol Cijago melalui wilayah mereka. (M12/anton)

Sejumlah spanduk keberatan dan protes warga di lima RT/RW 06, Kel. Kukusan, Beji terhadap rencana pembuatan saluran air pinggir Jalan Tol Cijago melalui wilayah mereka. (M12/anton)

DEPOK – Puluhan warga Kelurahan Kukusan Kecamatan Beji, Depok, Jawa Barat keberatan dan menolak rencana pembuatan saluran air sepanjang Jalan Tol Cinere Jagorawi (Cijago) seksi II melintasi wilayah mereka karena bakal menimbulkan banjir lokal saat hujan.

“Kami warga RW.06 menolak keras adanya saluran air yang di buang ke arah utara dari jalan Tol Cijago ini yang pasti bakal menimbulkan banjir lokal ke ratusan rumah warga yang ada terlebih saat hujan besar,” ujar Yanto, warga RT 02/06, Kelurahan Kukusan, Beji.

Menurut dia, tidak hanya membuat lingkungan warga di lima RT/RW 06 kebanjiran tapi air saluran tersebut bila meluap tentunya membuat genangan di Jalan Raya Kukusan yang menjadi jalan utama.

Agung, Ketua RT 01/06, yang menambahkan belum dibuatkan saluran air dari pinggir Jalan Tol Cijago saja sat hujan air setiap hujan sudah membuat badan Jalan Raya Kukusan terendam air apalagi jika sudah dibuat dan hujan nantinya. “Saat hujan badan jalan raya tersebut terendam air sekitar 30 Cm apalagi nanti saluran air dari pinggir Jalan Tol Cijago dialihkan ke wilayah kami, ” tuturnya.

Ketua RW 06, Syafrudin, mengatakan eberatan ratusan warga di lima RT sudah disampaikan swcara lisan dan tertulis ke Pemkot Depok maupun PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) dan PT Waskita Toll Road yang mengerjakan proyek Jalan Tol Cijago.

“Kami sepakat menolak adanya rencana saluran air sepanjang pinggir Jalan Tol Cijago harus dibuang ke arah Utara yang melalui ratusan rumah warga,” ujarnya yang mengaku protes dan keberatan tidak hanya melalui surat tapi juga spanduk dibeberapa tempat.

Data yang diperoleh proyek Jalan Tol Cijago pekerjaan fisik telah mencapai 71,5 persen nantinya jalan tol ini akan tembus ke wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan tersambung dengan Jalan Tol Kunciran hingga ke Bandara Soekarno Hatta yang mencapai panjang sekitar 55,73 Km.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Manto J, saat dihubungi Pos Kota tidak memberikan komentar atau menjawab kaitan keberatan ratusan warga itu. (M12/anton)