Wednesday, 26 September 2018

16 Atlet Tinju Diikutkan Program BPJS

Rabu, 16 Mei 2018 — 10:17 WIB
Pemberian jaminan ketenagakerjaan bagi para atlet. (Ifand)

Pemberian jaminan ketenagakerjaan bagi para atlet. (Ifand)

JAKARTA  – Sebanyak 16 atlet tinju  yang berlaga di kejuaraan Event Jakarta Big Fight IV, diikutkan dalam program kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Kejuaraan tersebut digelar di GOR WIjaya Kusuma Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rawamangun,  Deny Yusyulian mengatakan, diikutsertakannya para petinju dalam program jaminan sosial karena olahraga yang mereka geluti sangat rentan kecelakaan. Program ini digagas kerjasama dengan pihak promotor tinju Martin Daniel Promotions.

“Kami memfasilitasi para atlet tinju ini karena cabang olahraga yag digeluti cukup keras dan rawan cedera,” kata Deny, Rabu (16/5/2018).

Deny menyebutkan, pihaknya berupaya untuk melindungi para atlet tinju yang bertanding di event Jakarta Bight Fight IV. Namun ia berharap kepesertaaan BPJS itu tidak berhenti setelah pertandingan selesai dan usai kegaiatan, mereka harus tetap menjadi peserta mandiri. “Dengan begitu, mereka memiliki jaminan dalam profesi yang mereka geluti,” ujar Deny.

BPJS Ketenagakerjaan, tambah Deny, akan menjamin sepenuhnya untuk segala bentuk resiko. Dimana jaminan itu diberikan kepada mereka yang mengalami kecelakaan kerja saat berlatih, maupun dalam perjalanan pergi dan pulang berlatih.

“Kami terus berupaya untuk memberikan jaminan kepada para atlet ini,” pungkasnya. (Ifand/mb)