Thursday, 18 October 2018

3 Kali Lapor LHKPN, Ini Harta Bupati Bengkulu Selatan yang Kena OTT KPK

Rabu, 16 Mei 2018 — 12:51 WIB
kpk - yendhi

JAKARTA – Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud alias DM, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (15/5/2018). Ia diamankan dari kediamannya, di Jalan Gerak Alam, Manna, Bengkulu Selatan, Bengkulu, sekitar pukul 19.20.

Selain mengamankan Dirwan, tim penindakan KPK lebih dulu menciduk tiga orang, yakni H, istri Dirwan; W, PNS; dan J, wiraswasta. Selain itu juga turut disita barang bukti uang sekitar Rp100 juta.

(BacaOTT Bupati Bengkulu Selatan, KPK Amankan Rp 100 Juta)

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, OTT dilakukan karena diduga ada transaksi suap terkait proyek yang dijalankan Pemkab Bengkulu Selatan. “Diduga terkait proyek,” ujarnya, Rabu (16/5/2018).

Bupati Dirwan lahir di Bengkulu Selatan, Bengkulu, 17 Mei 1959 (saat ini berusia 58 tahun), menjabat pada periode 2016-2021. Ia dilantik pada 17 Februari 2016 oleh Gubernur Ridwan Mukti.

(BacaOTT Bengkulu Selatan, KPK Terbangkan Bupati dan Istri ke Jakarta)

Sebelumnya Dirwan pernah menjabat Ketua DPRD Bengkulu Selatan. Tak heran, ia telah lebih dari sekali melaporkan harta kekayaannya ke KPK.

Berdasarkan data yang dihimpun Poskotanews.com dari lama acch.kpk.go.id, Dirwan sudah tiga kali menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada lembaga antirasuah. Yaitu 20 Desember 2003 sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan, 24 Juli 2015 selaku Calon Bupati Bengkulu Selatan periode 2015-2020, dan 2 November 2016 setelah resmi menjabat Bupati Bengkulu Selatan.

LHKPN 2003

Dalam laporan LHKPN 2003, Dirwan tercatat masih menjadi anggota DPRD Bengkulu Selatan. Dia memiliki total harta kekayaan Rp954 juta.

Rinciannya, 6 bidang tanah dengan nilai total Rp640 juta. Kemudian juga memiliki 2 unit mobil dan 3 sepeda motor dengan nilai total Rp284 juta.

Ia pun memiliki perkebunan sejumlah 5 ton rambutan, yang berasal dari warisan perolehan tahun 2003, dengan nilai total Rp30 juta.

LHKPN 2015

Dirwan mencalonkan diri menjadi Bupati Bengkulu Selatan periode 2016-2021. Sebagai calon Bupati Bengkulu Selatan, ia memiliki total harta kekayaan sekitar Rp1,5 miliar atau tepatnya Rp1.548.870. 372. Artinya ada kenaikan sekitar Rp594 juta dari harta kekayaan yang ia laporkan pada 2003.

Kenaikan harta kekayaannya itu terlihat dari jumlah harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan. Ia mengaku memiliki 8 bidang tanah dan bangunan dengan total Rp925 juta. Kemudian alat transportasi berupa mobil dan sepeda motor Rp434 juta.

Lalu perkebunan sejumlah 5 ton rambutan, yang berasal dari warisan perolehan tahun 2003, dengan nilai total Rp30 juta.

LHKPN 2016

Harta kekayaan Dirwan kembali mengalami peningkatan setelah menjabat Bupati Bengkulu Selatan periode 2016-2021. Total harta kekayaan yang ia laporkan mencapai Rp2,1 miliar (tepatnya Rp2.039.993.701). Itu artinya ada kenaikan kembali Sekitar Rp491 juta.

Kenaikan terutama dari penambahan giro dan uang kas, serta penambahan aset. Yakni sekitar Rp 471 juta. Ditambah dengan aset peternakan senilai Rp200 juta. Dengan demikian, total seluruh kekayaan Dirwan senilai Rp 2,039 miliar. (ys)