Monday, 16 July 2018

Bareskrim dan BPOM Sita Kosmetik Palsu Senilai Rp 15 Miliar

Rabu, 16 Mei 2018 — 0:58 WIB
kosmetik-berbahaya-n-300x268

JAKARTA– Bareskrim Mabes Polri bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produksi kosmetik ilegal di Jalan Pengukiran IV, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Dari rumah berlantai tiga itu, polisi menyita sejumlah karung berisi kosmetik palsu senilai Rp15 miliar. Di lokasi petugas juga mengamankan pemiliknya, AI.

Kepala BPOM RI Penny K. Lukito mengatakan kegiatan produksi kosmetik ilegal tersebut telah berlangsung selama enam bulan.

Produk-produk kecantikan itu diindikasi mengandung bahan kimia berbahaya antara lain merkuri dan hidrokinon.

“Produksi kosmetik ilegal ini didistribusikan ke pasar-pasar seperti Asemka dan lain-lain. Kemudian juga mungkin ke klinik-klinik kecantikan,” kata Kepala BPOM RI Penny K. Lukito, Selasa (15/4/2018).

Di lokasi petugas menyita 21 item (39.389 buah) produk kosmetik ilegal, 3 produk setengah jadi, serta bahan baku dan alat produksi sederhana. Beberapa produk yang ditemukan diantaranya, merk RDL, Bio Gold, Walet, Cream Temulawak, Quine, dan Mamaya.

Bahkan ada pula produk-produk bermerk terkenal yang dipalsukan, seperti Citra, Viva, dan Garnier. Sebagian besar merupakan sabun dan krim pemutih wajah. (ilham/b)