Thursday, 24 May 2018

Jadi Penampungan Relawan, Fadli Minta KSP Dibubarkan

Rabu, 16 Mei 2018 — 22:08 WIB
Wakil Ketua DPR-RI Fadil Zon.(cw4)

Wakil Ketua DPR-RI Fadil Zon.(cw4)

JAKARTA – Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dibubarkan. Alasannya KSP tidak disebutkan dalam nomenklatur kementerian sehingga keberadaannya dipertanyakan.

“Dalam Undang-Undang Kementerian Negara cuman 34 portofolio dan tidak ada KSP itu nggak ada sehingga layak untuk dibubarkan,” kata Fadli, Rabu (16/5/2018).

Fadli menyebut KSP cenderung menjadi wadah relawan pendukung sebelum maupun saat presiden berkuasa. Apalagi jumlahnya yang terus bertambah sehingga memerlukan anggaran yang banyak untuk pembiayaannya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga m enyebut lembaga-lembaga kepresidenan sudah terlalu banyak ya. Ada Sekneg, ada Seskab dan juga staf kepresidenan sehingga nomenklaturnya berlebihan.

Fadli mengaku sering mendengar KSP kerap digunakan untuk kepentingan Presiden. Hal itu, kata dia, tidak layak karena KSP didanai oleh negara. “Ini kategorinya bisa mengarah kepada abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan), sebaiknya dibubarkan saja karena memang nggak perlu, cukup dengan Seskab dan sekneg saja,” ungkapnya.(us)