Sunday, 18 November 2018

Kapolres Dukung #KamiTidakTakut Seniman dan Musisi di Serang

Rabu, 16 Mei 2018 — 22:00 WIB
Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin.

SERANG – Rentetan insiden bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, serta kerusuhan di Mako Brimob beberapa waktu lalu, membawa keprihatian seluruh warga Indonesia, gerakan tagar #kami tidak takut’ pun mulai merebak dari berbagai penjuru bangsa.

Tak terkecuali para seniman, musisi, jurnalis, sastrawan di Kota Serang ikut bergerak menyuarakannya. Melalui gerakan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri para seniman menyuarakan gerakan tagar ‘#kami tidak takut’.

Salah satu sastrawan dan jurnalis Wahyu Arya membacakan puisi berjudul “Cinta Yang Meledak Ledak” yang ditujukan sebagai keprihatinan terhadap aksi teror yang terjadi, yang digelar di salah satu cafe di Kota Serang, Senin (15/5/2018) malam.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga ditunjukan untuk mendoakan personel Polri yang menjadi korban. Gerakan save Polri pun disuarakan untuk mendukung dan memberikan semangat kepada Polri untuk memberantas terorisme.

Salah satu seniman rupa Indra Kesuma mengecam keras tindakan pembodohan kepada para anak anak yang menjadi korban cuci otak sekolompok orang sehingga terjadinya bom bunuh diri yang melihatkan anak-anak.

“Ini adalah gerakan pembodohan kepada anak anak sehingga terlibat dalam prilaku yang menyimpang. Kita mengecam tindak ini,” kata Indra disela kegiatan ini.

Turut hadir Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengaku sangat mengapresiasi dukungan dari semua kalangan kepada Polri atas terjadinya rentetan peristiwa teror bom yang menewaskan masyarakat tak berdosa dan personil Polri.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini, ini adalah vitamin buat kita kepolisian atas apa yang menimpa saudara kita,” ungkapnya.

Kapolres juga terus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa.”Kita minta masyarakat terus melaporkan kekita jika menemukan hal hal yang mencurigakan. Dan kita juga minta warga tetang menjalankan aktivitasnya seperti biasa,” tegasnya.

Setelah kegiatan tersebut, para seniman, musisi, mahasiswa, jurnalis dan masyarakat yang hadir pun membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk kami tidak takut teroris. Dan diakhirinya dengan hiburan menyanyikan lagu lagu Indonesia dan lainnya. (haryono/win)