Wednesday, 26 September 2018

Malu Indek Udara Jakarta Buruk, Sandi Dukung Langkah Jakpro

Rabu, 16 Mei 2018 — 20:49 WIB
Wagub DKI Sandiaga, meluncurkan Jack Up sebagai upaya ikut mengembalikan langit biru. (deny)

Wagub DKI Sandiaga, meluncurkan Jack Up sebagai upaya ikut mengembalikan langit biru. (deny)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI, Sandiaga S.Uno, merasa malu dengan rekor indek Kota Jakarta terburuk di dunia dalam kualitas udara. Karenanya, ia pun mendukung langkah Jakarta Properti (Jakpro) sebagai BUMD dalam meluncurkan JakproGas Converter Kit Utilization Program (Jack Up).

“Dengan udara terkotor di dunia, terlebih saya yang suka lari pagi ini jadi ngeri. Dan langkah Jakpro untuk menjadikan langit kembali biru melalui program ini saya sangat mendukung,” ucap Sandi saat menghadiri peluncuran Jack Up, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Utara, Rabu (16/5/2018).

Meski demikian, Sandi tidak ingin berkomentar lebih jauh mengenai udara Jakarta yang masuk dalam level 5 terburuk di kota-kota besar di dunia. “Pokoknya kita dukung. Tetapi saya juga minta jangan saat pemerintah sudah dukung, dari pihak pengusahanya tidak ada,” paparnya.

Sementara itu, Dirut PT Jakarta Utilitas Properindo, Chairul Hakim, mengatakan bahwa kehadiran Jack Up dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menyukseskan program langit biru yang merupakan pengendalian pencemaran udara dari program pemerintah, melalui konversi dari BBM ke Bahan Bakar Gas.

“Selain itu, manfaat lain dari program ini lebih ekonomis. Dimana harga BBG lebih murah dibanding BBM,” ucapnya. Melalui program tersebut, Jakarta Utilitas Properindo pun ikut membantu masyarakat pemilik transportasi umum dengan memberikan Converter Kit dengan skema DP 0 rupiah.

Menurut Chairul, sejak 3 bulan dimulainya program Jack Up tersebut, ada sekitar 200 kendaraan, baik umum maupun pribadi yang telah ikut. “Untuk di tahun ini sendiri kami targetkan bisa mencapai 1.000 kendaraan yang menggunakan Converter Kit melalui program Jack Up,” jelasnya. (deny/win)