Wednesday, 19 December 2018

Pemprov DKI akan Lepas Saham Perusahaan Bir PT Delta Jakarta

Rabu, 16 Mei 2018 — 21:48 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di dampingi wakilnya, Sandiaga Salahudin Uno di Balaikota DKI Jakarta.(yendhi)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di dampingi wakilnya, Sandiaga Salahudin Uno di Balaikota DKI Jakarta.(yendhi)

JAKARTA –  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berniat melepas saham PT Delta Jakarta, sebuah perusahaan yang memproduksi minuman beralkohol jenis bir. Hasil penjualan disebut untuk pembangunan Ibukota.

“Pada kesempatan malam hari ini saya dan Pak Wagub (Sandiaga Uno) akan mengumumkan kebijakan yang sudah menjadi rencana dan janji Kita sejak lama, Pemprov DKI Jakarta memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasdyid Baswedan di kantornya, Jalan Medan Merdekan Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

Bahkan, Anies memastikan akan terjadi pelepasan saham tersebut. Dia katakan itu adalah komitmen dirinya sejak lama. Hasil penjualan dia katakan akan dibuat untuk pembangunan yang manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Rata-rata deviden yang didapatkan Pemprov itu sekitar Rp38 miliar per tahun rata-ratanya, kita berharap yakin bahwa penjualan 26,25 persen ini kita akan mendapatkan tambahan pemasukan lebih dari satu triliun rupiah,” ucap Anies.

Ditambahkan Anies, jika mempertahankan saham di PT Delta Jakarta kemungkinan untuk mendapatkan uang Rp 1 triliun akan membutuhkan waktu 30 tahun lebih. Saat ini dalam proses penentuan untuk kepentingan konsultan.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menambahkan kebijakan ini sudah lama direncanakan yang akan mengacu pada Undang-undang pasar modal dan ketentuan sesuai regulasi penjualan yakni sesuai dengan seluruh koridor hukum baik di pasar modal maupun di perizinan yang diperlukan di wilayah Pemprov DKI dan ijin dari DPRD.

“Kita akan membuat dan memastikan proses ini transparan dan sangat kredibel dan kita akan menunjuk tentunya pihak-pihak yang kredibel, transparan untuk memastikan mendapatkan valuasi terbaik atas kepemilikan saham kita,” ucap Sandiaga.

Alasan Pemprov DKI melepas saham yakni PT Delta Jakarta ingin memperluas usaha sedangkan Pemprov DKI belum bisa menambah investasi sehingga perusahaan bir itu belum bisa berkembang. Dan opsi yang diambil oleh Pemprov adalah melepas saham yang ada di PT Delta Jakarta.

“Jadi dari segi aspek ekonomi, aspek bisnis dan aspek hukum dan aspek keuangannya sudah terpenuhi. Teman-teman sudah memberikan kajian kepada kita dan hari ini tepat tadi sebelum memasuki 1 Ramadhan kita mengakhiri lebih dari 45 tahun kepemilikan Pemprov DKI di PT Delta Jakarta,” ucap Sandiaga.

Anies menambahkan, sembari menunggu proses pelepasan saham pihaknya menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) dan bersurat kepada DPRD untuk meminta persetujuan. Dengan yakin, Anies sebut DPRD akan merestui niat mereka.

“Ketika kita dapat dana satu triliun tambahan itu banyak yang kita bisa lakukan. Prioritas kita tentang penciptaan lapangan pekerjaan, fasilitas pendidikan, kemudian juga program-program terkait dengan kesehatan. Jadi banyak sekali program kesejahteraan rakyat yang akan kita bisa lakukan lewat dana yang didapat,” ungkap Anies. (Yendhi/win)