Thursday, 15 November 2018

Taman Dadap Merah Akhirnya Mendapat Perhatian

Rabu, 16 Mei 2018 — 20:37 WIB
Sampah di danau Taman Dadap Merah yang dikeluhkan warga akhirnya di bersihkan.  (wandi)

Sampah di danau Taman Dadap Merah yang dikeluhkan warga akhirnya di bersihkan. (wandi)

JAKARTA – Danau Taman Dadap Merah di Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu,  Jakarta Selatan, yang kondisinya penuh sampah akhirnya dibersihkan.  Tindakan bersih-bersih ini merupakan salah satu tindak lanjut adanya keluhan warga terkait kurang nyamankan taman tersebut.

Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air Jakarta Selatan, Sabar Gultom mengatakan, pihaknya memang membersihkan  lumpur dan sampah di danau taman Dadap Merah.  Menurutnya dalam aksi ibi sebanyak  10 petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dikerahkan.

“Petugas membersihkan seluruh sampah dari danau tersebut. Lumpurnya pun sudah kita rapihkan. Untuk lumpur kita serahkan ke Sudin SDA (Sumber Daya Air) yang nanti akan membersihkan,” kata Sabar Gultom,  Rabu (16/5).

Tidakan pembersihan ini dilakukan sebagai tindakan aspirasi masyarakat itu muncul dalam berita yang dimuat media Cetak Poskota pada 8 mei 2018, yang bertuliskan Sampah Berserakan di Taman Sepathoe Jagakarsa. Namun setelah ditelusuri, ternyata taman yang dimaksud dalam aspirasi tersebut bukan lah Taman Sepathoe, melainkan Taman Dadap Merah.

Kendati demikian, Sabar berpesan kepada pengunjung taman agar tetap menjaga kebersihan taman serta tidak membuat sampah sembarangan.

“Sosialisasi sudah diberikan kepada masyarakat. Selain itu di lokasi tempat sampah juga sudah ada, ya harapannya para pengunjung taman memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga taman,” tandasnya.

Seperti diketahui, Taman Dadap Merah mempunyai pemandangan yang sangat bagus dengan pohon-pohon, rerumputan yang hijau, bunga-bunga yang cantik, dan juga danau yang cukup luas.

Di lokasi itu juga dilengkap tempat duduk di pesisir danau untuk menikmati keindahannya, dan ada juga jogging track yang cukup panjang serta memiliki area parkir yang luas. (wandi/win)