Saturday, 26 May 2018

Sahur Ramadhan HMI-UIA Gelar Tablik Akbar

Gunakan Masjid Sebagai Tempat Ibadah, jangan Jadi Sarana Politisasi

Kamis, 17 Mei 2018 — 12:44 WIB
Tokoh HMI-UIA usai  menggelar tablik akbar dan sahur bersama.(rizal)

Tokoh HMI-UIA usai menggelar tablik akbar dan sahur bersama.(rizal)

JAKARTA   – Himpunan Mahasiswa Islam Univ Assyafiah (HMI-UIA) menggelar sahur dan tablik akbar dengan tema ‘Menyambut Bulan Suci Ramadhan Penuh Rahmat Mari Kita Tingkatkan Iman Dan Taqwa Sucikan Diri Kita Kembalikan Fungsi Masjid Seutuhnya’ di Masjid Jami Al Intizhom Jalan Tipar Timur, Semper Barat, Jakarta Utara, Rabu (16/5/2018)

Acara ini merupakan suatu program kerja kader HMI UIA yang sebelumnya juga telah melakukan hal ini ke berbagai masjid.

“Selain itu saya mengajak kepada seluruh jemaah untuk tidak menggunakan masjid sebagai sarana politisasi, karena fungsi masjid ini ialah untuk beribadah,” kata HMI Univ Islam Assyafiah Rahmat Hidayat, saat memberikan kata sambutan dalam acara yang di gelar oleh HMI UIA.

“Sudahi pemanfaatan masjid sebagai sarana kepentingan kelompok tertentu, tetapi jadikan masjid untuk kepentingan kemaslahatan umat.”ujarnya

Dalam kesempatan yang sama Pengurus Khotbah Cabang NU Jakarta Utara, KH. Edi Suaedi S.sos , mengatakan,  selain itu kita hidup di dunia harus selalu bertaqwa dan beriman, karena Allah berjanji akan selalu memberikan rezeki kepada orang yang bertaqwa dan beriman.

“Sebaik baiknya manusia ialah orang yang beriman dan bertaqwa, lalu mari kita sama sama jadikan masjid ini sebagai sarana untuk beribadah. Jangan sampai, masjid digunakan untuk hal-hal yang negatif terutama untuk kepentingan politik praktis.” pesan Kh. Edi.

Maka dari itu ia mengajak, fungsikan masjid kembali ke fungsi utamanya. “Kita ramaikan masjid dari mulai anak muda sampai orang tua. Jangan hanya orang tua saja yang berada di masjid, juga jangan ada unsur-unsur lainnya didalam masjid apalagi sekarang ini memasuki tahun politik, jangan sampai kita terprovokasi dengan hal hal yang sifatnya negatif saling menjelek-menjelekkan, menebarkan kebencian, hingga menjadi umat terpecah belah, mari kita gunakan masjid hanya sebagai tempat sarana ibadah kepada Allah SWT,” pesannya.

Tidak hanya itu Dosen Uhamka, Dr. H. Syaiful Rohim S.Pd., M.Si juga mengatakan bahwa Ada 7 golongan yang tidak takut menghadapi hari kiamat nanti yaitu, pemimpin yang adil, orang yang selalu datang ke masjid, orang-orang yang mencintai karena Allah, para remaja-remaja yang rajin beribadah.

Selain itu, mari kita jaga masjid ini supaya tidak ada perpecahan, jadikan masjid sebagai sarana ibadah. “Mari kita jaga negeri ini dengan tidak memecah belah umat, dengan memakmurkan masjid di bulan ramadhan ini. Semoga majlis ilmu ini, memberikan rasa persatuan terhadap kita semua.”ajak Syaiful.(rizal/tri)