Saturday, 26 May 2018

Kasudis PE Jakbar : Pengamanan Sarana Publik Harus Super Ekstra

Kamis, 17 Mei 2018 — 10:24 WIB
Petugas Sudis PE Jakbar mengecek panel lampu di Taman A Meruya Jln Penyelesaian Tomang 2 RT 05 RW 10 Kelurahan Meruya Utara, Kembangan. (rachmi)

Petugas Sudis PE Jakbar mengecek panel lampu di Taman A Meruya Jln Penyelesaian Tomang 2 RT 05 RW 10 Kelurahan Meruya Utara, Kembangan. (rachmi)

JAKARTA – Suku Dinas (Sudis) Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Barat menyesalkan ulah oknum yang menurunkan miniature circuit breaker (MCB) di panel penerangan jalan umum (PJU) di Taman A Meruya, Jalan Penyelesaian Tomang 2, Meruya Utara, Kecamatan Kembangan. Ini mengakibatkan suasana taman sempat gelap saat malam hari sehingga rawan kriminalitas.

“Kami menyesalkan sikap oknum yang akibat perbuatannya mengganggu kenyamanan warga di sekitar Taman A Meruya karena lampu taman padam lantaran MCB diturunkan,” kata Kepala Sudis PE Jakbar, Ery Ghazali di lokasi penanganan lampu padam di Taman A Meruya, Kelurahan Meruya Utara, Kamis (17/5/2018).

Sebelumnya pembaca Pos Kota melalui SMS Aspirasi Warga Jakarta mengeluhkan lampu padam di area taman. Isi pesan singkat tersebut yakni: “Gubernur DKI Jakarta, lampu di taman A Meruya Utara kembali mati lagi, mohon untuk segera diperbaiki. Terima kasih.”(081298259xxx).

Berkaca dari pengalaman buruk tersebut, Ery mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan warga untuk pengamanan sarana di fasilitas umum yang tersebar di delapan kecamatan. Intinya harus super ekstra dalam mengamankan sarana publik.

“Koordinasi sangat penting terlebih dengan melibatkan warga sehingga timbul rasa memiliki dan ikut bertanggungjawab terhadap sarana dan prasarana yang ada di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Lurah Meruya Utara, Pangestu Aji. Ia sudah menugaskan RT-RW, dan PPSU supaya berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk mengawasi sarana PJU di area publik. Begitu pula dengan sarana umum lainnya. (Rachmi/mb)