Friday, 14 December 2018

Korut Ancam Batalkan Pertemuan, Trump: Apapun yang Terjadi Terjadilah

Kamis, 17 Mei 2018 — 9:01 WIB
Kim Jong Un dan Donald Trump.(dok)

Kim Jong Un dan Donald Trump.(dok)

AMERIKA – Tanggapi ancaman Korea Utara yang akan membatalkan  pertemuan pada 12 Juni mendatang, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku belum mendapat pernyataan resmi dari pemerintah Korea Utara.

“Kami belum diberitahu sama sekali. Kami belum dengar apa-apa. Lihat nanti. Apapun yang terjadi, terjadilah,” ujar Trump seperti diberitakan AFP.

Ancaman ini sendiri  datang setelah Korut merasa didesak oleh AS agar segera melucuti senjata nuklirnya.

Dalam pernyataan bernada marah, Korut memperingatkan “Jika AS mencoba memojokkan kami dengan memaksakan melucuti nuklir secara sepihak, kami tidak lagi tertarik pada dialog itu,” kata wakil Menlu Korut Kim Kye-gwan.

Dia menambahkan, Korut akan “mempertimbangkan” pertemuan di Singapura bulan depan untuk membahas denuklirisasi Korut.

Menanggapi hal ini, Kim Hyun-wook, analis dari Korea National Diplomatic Academy menyebut langkah Korut hanyalah bagian dari diplomasi klasiknya dengan China dan AS.

“Sepertinya Kim Jong-un didorong untuk menerima permintaan AS untuk ‘denuklirasi terlebih dulu’. Tapi kini Korut mencoba untuk mengubah posisinya setelah memperbaiki hubungan dengan China,” pungkasnya kepada AFP.

Sedangkan Joshua Pollack dari Hubungan Internasional Middlebury Institute menilai Korut tak terima dengan kondisi yang ada.

“Mereka tidak senang dengan apa yang mereka lihat dan mereka dengar. Masih ada jurang menganga dalam diplomasi Pyongyang dan Washington D.C.,” kata dia.(Tri)