Thursday, 27 June 2019

Ribuan Pelanggan PAM Depok Terpaksa Tunggu Kiriman Air

Kamis, 17 Mei 2018 — 19:50 WIB
Sejumlah petugas PDAM Tirta Asasta Depok saat mengirimkan air bersih ke warga yang membutuhkan akibat panel  pompa terbakar. (anton)

Sejumlah petugas PDAM Tirta Asasta Depok saat mengirimkan air bersih ke warga yang membutuhkan akibat panel pompa terbakar. (anton)

DEPOK – Ribuan konsumen pelanggan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Asasta Depok terpaksa harus menunggu kiriman air bersih dari perusahaan tersebut serta mendapatkan air bersih dari sumur pompa tetangga.

Pasalnya hari pertama puasa ini, aliran air dari Tirta Asasta Depok berhenti akibat terbakarnya alat pengatur listrik dari PLN dan genset ke panel pompa. Perusahaan tersebut tengah berusaha menganti alat panel pompa yang terbakar dan diharapkan selesai mala mini.

“Alhamdulillah… Dikirimin air melalui truk tengki air milik PDAM Depok kalau tidak kita harus beli air galonan,” kata Ny. Umar, warga Perumnas Depok II Tengah, Depok, Kamis (17/5).

“Tidak hanya menunggu truk bantuan air PDAM saja tapi sebagian warga juga mempersiapkan air drai air tanah dari sumur atau mesin ompa air warga yang memiliki,” tuturnya.

Direktur Umum PDAM Tirta Asasta Depok, Sulaeman didampingi Manager Pemasaran Imas, mengakui adanya kerusakan panel pompa atau alat pengatur listrik dari PLN ke genset yang ada di PDAM akibat terlalu panas sehingga terbakar dan membuat aliran air bersih ke pelanggan di wilayah Depok II Timur, Depok II Tengah (Sukmajaya), Tapos, Cilodong dan sebagian Cimanggis terganggu.

“Antisipasi tergangganggunya suplai air bersih ke warga pihaknya menurunkan tiga truk tangki air untuk memberikan pelayanan ke warga yang membutuhkan air bersih,” ujarnya yang menambahkan tidak semua pendistribusian air bersih terganggung hanya sekitar 40 persen dan 60 persennya masih berfungsi dengan normal karena menggunakan dua mesin cadangan yang ada. (anton/b)