Thursday, 16 August 2018

Soal Koopssusgab Wiranto Minta Maaf

Kamis, 17 Mei 2018 — 21:33 WIB
Wiranto.(dok)

Wiranto.(dok)

JAKARTA -Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto tak mau berkomentar banyak terkait penghidupan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI. Wiranto juga menolak menjelaskan strategi Koopssusgab TNI.

Wiranto minta maaf tidak menjelaskan hal-hal yang terkait Koopssusgab. Bahkan dia sudah meminta kepada aparat keamanan agar tidak menjawab juga mengenai hal ini. “Saya minta maaf untuk tak menjelaskan apa yang akan kita lakukan, apa yang akan kita gunakan, caranya bagaimana,” jelasnya, Kamis (17/5).

Dia berharap masyarakat membiarkan aparat keamanan menyusun konsep-konsep penanggulangan terorisme. “Tidak usah tahu bagaimana caranya, penggabungannya bagaimana saja, itu kan sudah memberitahukan kepada musuh apa yang akan kita lakukan,” kata dia.

Ia mengibaratkan hal tersebut seperti penanganan pencurian di rumah seseorang. Apabila pemilik rumah mengekspos alat keamanan, pencuri dapat mengetahui hal itu dan melancarkan aksinya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah merestui dihidupkannya kembali Koopssusgab TNI. Itu dilakukan dalam rangka menanggapi serangan teroris yang terjadi beberapa waktu ke belakang di Indonesia. Koopssusgab ini pertama kali dibentuk di era Panglima TNI dijabat Jenderal Moeldoko. Anggotanya berasal dari pasukan elit TNI AD, AL dan AU.(us)