Thursday, 16 August 2018

Warung Buka Selama Puasa Wajib Gunakan Hordeng

Kamis, 17 Mei 2018 — 21:15 WIB
Salah satu warteg yang menggunakan hordeng agar tidak terlihat masyarakat saat bulan puasa. (anton)

Salah satu warteg yang menggunakan hordeng agar tidak terlihat masyarakat saat bulan puasa. (anton)

TANGERANG – Selain tempat hiburan malam sepanjang Ramadhan, usaha kuliner juga dibatasi. Regulasi tersebut diatur dalam surat edaran Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel.

“Semua tempat jajanan, warung makan dan lainnya diwajibkan menggunakan kain penutup atau hordeng di depan tempat usahanya,” kata Sekretaris Umum MUI Kota Tangsel, KH Abdul Rojak sesuai dengan surat edaran tersebut, Kamis (17/5/2018).

Pemilik restoran, rumah warung maka dan lainnya harus memasang kain hordeng pada bagian kaca agar tidak terlihat langsung dari luar. Sehingga estetika dan norma agama bisa dijaga untuk menghormati umat muslim yang sedang menunaikan ibadah puasa.

Tidak itu saja, tambah dia, jam buka sesuai rapat koordinasi dengan Pemkot Tangsel beberapa waktu lalu juga diberlakukan yaitu mulai Pk. 12:00 hingga Pk. 04:00 WIB. “Juga bagi warga yang tidak puasa hindari makan, minum ataupun merokok di tempat umum,” tuturnya.

Tujuan diterbitkan surat edaran bersama itu demi menjaga kesucian bulan Ramadhan. Regulasi operasional bagi kegiatan usaha ini juga demi terciptanya ketentraman dan keharmonisan dalam kehidupan beragama di tengah masyarakat.

“Mari kita sama-sama saling menghormati dan mengharga antarpemeluk umat beragama,” katanya yang juga meminta seluruh lapisan masyarakat ikut membantu pihak keamanan khususnya jajaran Polres Tangsel mengamankan daerah titik rawan aksi kebut-kebutan liar yang kerap dilakukan di bulan puasa ini. (anton/b)