Friday, 16 November 2018

Politisi PDIP ini Tuding Menag Tak Jalankan Visi Jokowi

Selasa, 22 Mei 2018 — 19:23 WIB
Maruarar Sirait, politisi fraksi PDIP. (cw2)

Maruarar Sirait, politisi fraksi PDIP. (cw2)

JAKARTA –Politisi PDI Perjuangan pun ikut menyerang Kementerian Agama (Kemenag) yang merilis rekomendasi 200 mubalig. Lukman Hakim Sarifudin dinilai gagal memahami visi misi dalam nawacita Joko Widodo (Jokowi).

“Menurut saya Menteri Agama gagal paham dia bekerja untuk siapa, dan gagal memahami apa yang dilakukan Pak Jokowi,” kata Maruarar, saat menjadi narasumber satu diskusi, Selasa (22/5/2018).

Maruarar menyayangkan sikap Menag yang justru mengeluarkan rekomendasi berbeda dari visi misi Jokowi. Padahal, saat ini, Jokowi tengah berusaha merangkul kalangan ulama dan ormas dan serta tokoh masyarakat.

“Harusnya seorang menteri itu mengerti dan memahami presidennya. Sebagai menteri dia tidak boleh menjalankan visi msisinya, tetapi visi misi presiden, baik dalam nawacita, maupun langkah-langkah yang dilakukan Pak Jokowi,” ujarnya.

Kemenag meluncurkan daftar 200 nama mubalig yang direkomendasikan. Alasan Menag daftar itu dirilis mengingat Kemenag kerap mendapat pertanyaan tentang rekomendasi penceramah atau mubalig. Kementerian Agama (Kemenag) menyebutkan 200 nama mubaligh yang masuk dalam rekomendasi adalah usulan ormas-ormas Islam. Sehingga, jika ada mubaligh atau dai yang belum masuk daftar rekomendasi Kemenag, nama tersebut belum diusulkan oleh ormas.(us)