Sunday, 23 September 2018

Hindari Penumpukan di Pelabuhan

Pemudik ke Sumatera Sebaiknya Menyebrang pada Pagi atau Siang Hari

Kamis, 24 Mei 2018 — 9:24 WIB
dokumentasi

dokumentasi

JAKARTA – Kemenhub minta warga yang akan mudik Lebaran  agar menyebrang pulau jangan malam hari tapi pagi atau siang hari untuk menghindari penumpukan kendaraan maupun manusia.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi dari hasil pemantauan perilaku yang ada saat ini, di pelabuhan Merak  kepadatan biasanya terjadi pada malam hari.

Dia memprediksi lonjakan tahun ini 15 persen, dirjen segea mendiskusikan dengan operator kapal penyebrangan GAPASDAP, INFA, dan PT. ASDP Indonesia Ferry,” tambahnya.

Terkait puncak arus mudik di lintas penyeberangan Merak – Bakauheni Dirjen Budi memprediksi pada H-3 dan H-2. Namun dengan adanya libur panjang terhitung sejak tanggal 11 Juni ini tentu akan membantu masyarakat sehingga mereka mempunyai banyak alternatif untuk mudiknya.

Diharapkan mulai tanggal 9 sampai dengan 11 (Juni) diperkirakan sudah mulai ada  pergerakan mudik sehingga tidak semuanya bertumpuk pada H-3 dan H-2.

Di Pelabuhan Merak  yang siap melayani masyarakat mudik ada 69 kapal di lintasan dan 6 kapal sedang docking yaitu 3 kapal kondisi rusak berat dan 3 lainnya masih dalam proses docking. Namun ketika nanti pelaksanaan Angkutan Lebaran semuanya harus siap sehingga 63 kapal yang siap dioperasikan.

Untuk pengaturan arus lalu lintas, tahun ini kata dirjen, untuk sepeda motor dengan mobil masih akan dipisahkan arusnya. “Jadi sepeda motor dengan sepeda motor, mobil dengan mobil.  (dwi/tri)