Monday, 24 September 2018

Perlu 22 Petugas dan Waktu Tiga Hari Hitung Uang Disita dari Najib Razak

Jumat, 25 Mei 2018 — 18:51 WIB
Mantan PN Malaysia Najib Razak

Mantan PN Malaysia Najib Razak

MALAYSIA– Polisi Malaysia mengatakan uang kontan yang disita dari beberapa rumah milik mantan Perdana Menteri Najib Razak di Kuala Lumpur berjumlah US$29 juta atau sekitar Rp409 miliar.

“Kami menemukan uang dalam 26 mata uang yang berbeda, jumlahnya 114 juta ringgit (sekitar Rp409 miliar),” kata pejabat polisi Amar Singh.

Uang kontan ini ditemukan di 35 tas di satu apartemen. Masih di lokasi yang sama, ditemukan 37 tas berisi jam tangan dan perhiasan. Polisi juga menemukan 284 kotak berisi tas-tas tangan mahal.

Di apartemen lain di kompleks yang sama, polisi menyita sekitar 150 tas tangan.

Secara keseluruhan polisi menggerebek 12 lokasi pekan lalu, termasuk beberapa rumah atau apartemen milik Najib.
Untuk membawa tas-tas uang ini, polisi mengerahkan lima truk.

Perlu 22 petugas bank dan waktu tiga hari untuk menghitung uang yang terbagi dalam 26 mata uang yang berbeda.

Polisi mengatakan dari sekitar 400 tas tangan mahal yang disita, banyak di antaranya buatan perusahaan barang mewah Prancis, Hermes.

Amar Singh mengatakan tas-tas ini akan difoto dan dikirim ke kantor Hermes di Prancis untuk mendapatkan kisaran nilainya.

Penyelidikan terhadap Najib adalah bagian dari upaya pemerintah membongkar dugaan kasus korupsi di lembaga investasi negara, 1MDB, yang dimulai hanya beberapa hari setelah kekalahan mengejutkan koalisi pimpinan Najib di pemilihan umum 9 Mei.

Diklaim dana partai

Partai pimpinan Najib, UMNO, menegaskan bahwa uang dan perhiasan yang disita dari rumah Najib adalah dana partai dan dikatakan Najib akan mengembalikan dana tersebut.

“Pendanaan partai dibolehkan undang-undang Malaysia,” demikian pernyataan UMNO.

“UMNO akan meminta kembali dana ini (dari Najib) dan akan meminta polisi untuk menyerahkan dana itu setelah semua proses penyelidikan hukum selesai.”
Salah satu pertanyaan adalah bagaimana ada aliran dana dari 1MDB ke rekening pribadi Najib senilai US$681 juta atau sekitar Rp9,6 triliun.

Banyak kalangan meyakini pada akhirnya Najib akan didakwa melakukan korupsi, namun sejak awal, baik Najib maupun 1MDB menegaskan tidak ada hukum yang dilanggar.

Perdana Menteri Mahathir Mohamad sudah membentuk satuan tugas yang secara khusus menyelidiki dugaan korupsi yang membelit 1MDB.

Kekesalahan publik di Malaysia atas korupsi diyakini ikut mengantarkan kemenangan oposisi Pakatan Harapan pimpinan Mahathir di pemilu.(BBC)