Friday, 23 August 2019

Umat Katolik di Bogor Bagi-bagi Takjil dan Nasi Kotak

Senin, 28 Mei 2018 — 17:59 WIB
Pembangain nasi kotak bagi warga di Kota Bogor

Pembangain nasi kotak bagi warga di Kota Bogor

BOGOR – Umat Katolik paroki St. Ignatius Loyola Semplak Bogor, Jawa Barat yang tergabung dalam Lingkungan Keluarga Kudus Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor membagi-bagikan takjil dan nasi kotak di Jalan Salabenda -Yasmin dan Jalan Sholeh Iskandar, Bogor.

“Daerah Soleh Iskandar, lampu merah Yasmin dan lampu merah Salabenda dipilih karena daerah tersebut banyak ditemui anak jalanan, pedagang asongan, gelandang dan pengemis,”kata Gregorius B. Djako Ketua Lingkungan Keluarga Kudus.

Umat Katolik ini membagi takjil dan nasi kotak kepada warga yang ditemui. “Ini adalah bentuk nyata berbagi dalam konteks yang sesungguhnya. Karena menyasar kaum marjinal, gepeng, pedagang asongan, anak jalanan, sopir angkot dan pemulung,” papar Greg Senin (28/5/2018).

 

takjil
Veronika Simanulang, ketua Orang Muda Katolik (OMK) LKK mengatakan Tuhan hadir untuk orang miskin dan tidak hadir melalui bangunan gereja mewah, mall, pusat perbelanjaan, tapi hadir melalui jalan kemiskinan, ketertindasan.

Pernyataan Veronika diamini oleh Yohanes Devianto, Wakil Ketua Wilayah III St. Fransiskus Asisi Paroki St. Ignatius Loyola Semplak.

Menurut Devi demikian biasa disapa Gereja yang coba diterjemahkan oleh umat Keluarga Kudus adalah gereja yang hidup di komunitas basis seperti yang diteladani oleh St.Fransiskus Asisi. Gereja harus menjadi berkat bagi semua orang.
“Kami berbagi dalam keterbatasan. Kami.membagi dari kekurangan kami,” tegas Devi.

Kegiatan bagi takjil dan nasi kotak ini diakhiri dengan buka bersama “ngeliwet” bersama pekerja gereja yang beragama muslim di pelataran Gereja St. Ignatius Loyola Semplak.
“Nanti ada Pastor Paroki St. Ignatius Loyola R.D. Antonius Dwi Haryanto hadir,”paparnya. (yopi)