Thursday, 13 December 2018

Ini Satu Lagi Janji Anies untuk Warga Kampung Aquarium

Kamis, 31 Mei 2018 — 0:22 WIB
Anies bertemu warga Kampung Aquarium

Anies bertemu warga Kampung Aquarium

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memastikan Kampung Akuarium, Jakarta Utara bakal dibangun. Bahkan, kampung yang pernah digusur oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dibangun rumah permanen.

“Iya dong (kedepan bangunan permanen). Disesuaikan desainnya, kita ingin agar kampung ini maju berkembang menjadi salah satu daerah wisata juga di sini,” kata Anies saat berkunjung ke Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Rabu (30/5/2018).

Saat ini, rumah-rumah di Kampung Akuarium telah kembali dibangun dengan model shelter atau semi permanen. Penataan Kampung Akuarium dengan program comunity action plan (CAP) akan dilaksanakan selama tiga bulan.

“Rencana pembangunan Kampumg Aquarium kita tuntaskan, pada saat ini sudah pada fase penyiapan untuk comunity action plan (CAP) insya Allah akan selesai pada tiga bulan sesudah itu fase perencanaan dan insyaAlalh pembangunan bisa dilaksanakan pada 2019,” ucap Anies.

Pembangunan Kampung Akuarium sendiri nantinya akan disesuaikan antara aspirasi warga dengan hasil CAP yang sesuai dengan peraturan perundang-undang dan sesuai rencana tata kota.

“Dan kita mengundang semua warga Jakarta untuk terlibat membantu kampung-kampung yang hari ini masih membutuhkan dukungan, salah satunya adalah Kampumg Akuarium ini. Dan saya berterimakasih Dompet Duafa bisa menjadi saluran begitu juga dengan ACT,”

Pembangunan Kampung Akuarium, lanjut Anies, diharapkan menjadi contoh pembangunan berdasarkan aspirasi warga bukan hanya semata-mata perencanaan dari Pemprov DKI.

“Jadi nanti kombinasi karena itu ada community action plan sesudah community action plan selesai kira-kira tiga bulan kemudian baru kita akan merencanakan pembangunan yang teknokratiknya untuk kemudian dilaksanakan pada tahun 2019,” beber Anies.

Mengenai bentuk bangunan yang akan diterapkan di Kampung Akuarium mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sebut berdasarkan keputusan CAP.

“Kalau shelter tidak permanen tapi nanti sesudah ketemu gambarnya nanti akan menjadi rumah permanen. Pada fase ini masih fase CAP tapi yang penting mereka tinggal sudah jauh lebih layak dan tidak panas tidak hujan. Anda juga bisa lihat suasananya bersih rapi jadi kita menyaksikan ada perubahan di kampung ini,” tandas Anies. (Yendhi)