Tuesday, 21 August 2018

LIga Arab Tuduh Israel Sengaja Membunuh Razan al-Najar si Malaikat Pelindung

Minggu, 3 Juni 2018 — 23:18 WIB
Ribuan orang memenuhi jalan saat jenazah Razan al-Najar dibawa untuk dimakamkan. Paramedis Palestina ini ditembak mati saat memberi pertolongan di Jalur Gaza. (reuters)

Ribuan orang memenuhi jalan saat jenazah Razan al-Najar dibawa untuk dimakamkan. Paramedis Palestina ini ditembak mati saat memberi pertolongan di Jalur Gaza. (reuters)

JAKARTA – Razan al-Najar, paramedis Palestina tewas saat memberi pertolongan di Jalur Gaza. Liga Arab menuduh Israel sengaja membunuh gadis cantik 21 tahun itu.

“Otoritas pendudukan Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas pembunuhan petugas medis,” demikian bunyi pernyataan Liga Arab sepeti dilaporkan Anadolu Agency.

“Kami serukan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Palang Merah dan badan amal medis lain untuk membawa yang bertanggung jawab ke pengadilan, memaksa Israel menghormati perjanjian internasional tentang keselamatan dokter dan petugas medis,” lanjutnya.

Organisasi ini juga minta PBB untuk menyelidiki kejahatan Israel. Juga untuk mengadili yang bertanggung jawan atas kematian perempuan petugas medis itu.

Najar kena tembak di dada oleh penembak jitu Israel ketika perempuan muda ini menolong pengunjuk rasa yang terluka di kota Khan Younis di Jalur Gaza. Ia dibawa ke Rumah Sakit Sahra dengan kondisi luka parah.

Kematian dokter muda ini mengejutkan banyak orang. Rekan-rekannya menyebut Israel telah menembak ‘malaikat pelindung’ karena penembakan dilakukan saat Najar mengenakan seragam putih yang menunjukkan is seorang petugas medis.

Bahkan Najar telah mengangkat tangan sebagai isyarat bahwa ia akan membantu pengunjuk rasa yang jatuh 50 meter dari pagar perbatasan. (*/yp)