Monday, 19 November 2018

Pesawat Jangan Sampai Mogok!

Senin, 4 Juni 2018 — 6:08 WIB
semba

“ HALO apa kabar Bapak? Lho, kok di darat, memangnya nggak terbang? Apa Bapak juga sudah mulai ikutan mogok terbang?” Biasa itu suara seorang kerabat Bang Jalil, yang entah di mana posisinya.

“ Terbang?” Bang Jalil bingung, nggak mudeng.” Emang gue Gatot Kaca?” katanya dalam hati. O, iya ingat masa mudanya dulu, pernah ikutan sendra tari wayang orang. Dengan modal tubuh yang atletiss, dan punya kumis baplang, maka Bang Jalil terpilih sebagai pemeran Gatot Kaca.

O, jangan-jangan itu tadi yang telepon sahabatnya, yang sutradara sandiwara keliling itu? “Betul, saya Uki Sejati” kata suara di HP itu lagi mengiyakan.

“Pak yang dimaksud terbang itu ya pilot pesawat. Bukannya Gatot Kaca. Bapak nggak lihat ada ribuan pilot dan kru Garuda pada mau mogok?” ujar istri Bang Jalil yang selalu membaca pikiran saminya.

Sebenarnya Bang Jalil dan sang istri juga nggak begitu paham soal angkutan udara tersebut. Cuma ,ketika belum banyak penerbangan swasta seperti sekarang ini, usaha milik negara itu kayaknya keren banget. Tapi, begitu penerbangan swasta bermunculan,kok jadi mlempem? Kerugian katanya mencapai triliunan rupiah?

Nggak mau ikut campur bagaimana caranya nombok kerugian. “ Tapi mau tanya saja deh, kok perusahaan milik negara banyak yang rugi, ya? Itu buktinya Merpati kan tumbang. Belum lagi usaha lainnya, juga pada kembang kempis,” ujar sang istri.

“Ibu nggak boleh ngomong sembarangan,” Nasihat Bang Jalil.

“ Pak, rakyat tuh boleh mengingatkan, kan yang kasih mandat kita-kita ini, Pak. Masa nggak boleh kalau sekadar bertanya. Hemm, memang Bapak mau terbang lagi?” tanya istrinya lagi, iseng.

“ Terbang? Tuh, banyak orang yang ‘terbang’ dari lantai atas apartemen!”ujar Bang Jalil,” Pilot boleh mogok, tapi jangan sampai pesawatnya yang mogok di angkasa, bisa repot!” -massoes